Api Dharma Waisak 2025 Disakralkan di Candi Mendut

Minggu, 11 Mei 2025, 09:55 WIB

MAGELANG - Api Dharma Waisak 2569 B.E dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan disakralkan di Candi Mendut di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (10/5).

Api selanjutnya diletakkan di depan altar yang berada di kompleks Candi Mendut dan dilanjutkan dengan menyalakan lilin panca warna.

Ket. Foto: Sejumlah perwakilan bikhu mengambil Api Dharma dari api abadi Mrapen, Grobogan untuk disakralkan di Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (10/5)(10/5). — Sumber: Antara

Ketua Umum Majelis Buddhis Mahayana Indonesia, Biksu Samanta Kusala Mahasthavira mengatakan, api ini menjadi pengingat sekaligus simbol untuk penerangan bagi makhluk-makhluk yang diliputi oleh kegelapan batin. Hal itu yang selalu diajarkan Sang Buddha agar umat selalu bijaksana.

Di sisi lain, Api Dharma dipercaya akan menghapuskan keadaan suram menjadi terang sehingga dengan penerangan dari api akan menjadikan dunia ini terayomi oleh tuntunan Dharma yang mampu melepaskan manusia dari belenggu penderitaan.

“Jadi, api itu menjadi simbol di dalam Buddhisme bahwa kita harus seperti menjadi lilin seperti pelita, seperti api, yang selalu menerangi kegelapan batin,” kata Biksu Samanta.

Dalam proses ini, para bikhu membaca doa parita di depan altar secara bergantian. Pada puncak perayaan, api dharma dan air berkah dari Umbul Jumprit di Temanggung akan dibawa menuju Candi Borobudur.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.