Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Buang Sampah Sembarangan, Bisa Jadi Cuan! Ini Pesan Bupati Kukar

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 18:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Buang Sampah Sembarangan, Bisa Jadi Cuan! Ini Pesan Bupati Kukar Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Illustrasi - Pengolahan sampah.

TENGGARONG - Pengolahan sampah dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat, seperti melalui daur ulang, pembuatan produk kerajinan, atau pengolahan sampah menjadi pupuk organik.

Bisnis pengelolaan sampah dapat menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu atau kelompok perempuan dan pemuda. 

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Edi Damansyah meminta pengelolaan sampah menjadi peluang usaha baru guna menambah pendapatan keluarga, untuk produk daur ulang ataupun organik.

"Dalam perkembangan saat ini, sampah bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan peluang ekonomi bagi masyarakat jika dikelola dengan tepat, terlebih jika ditambah dengan tingkat kreativitas tinggi," kata Edi di Tenggarong, Jumat (9/5).

Sampah basah, misalnya, bisa diolah menjadi produk organik pertanian seperti pupuk kompos. Sedangkan sampah kering seperti plastik, kaleng, dan lainnya bisa dijual langsung maupun diolah terlebih dulu menjadi beragam produk bermanfaat baik digunakan sendiri maupun dijual.

Pemkab Kukar telah melakukan pembinaan sejumlah bank sampah terkait pengelolaan dan pemilahan sampah dari tahun ke tahun, seperti bank sampah di Tenggarong.

Edi mengatakan warga yang sudah melakukan pilah pilih sampah dapat menambah penghasilan dari bank sampah, dan lingkungan mereka semakin bersih serta sehat.

Warga Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong dan sekitarnya, lanjutnya mencontohkan, bisa menjual sampah mereka ke Bank Sampah Asri, yakni bank sampah yang baru diresmikan pada awal Mei 2025.

Bank Sampah Asri merupakan inisiatif warga dan mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kukar.

Edi mengapresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang peduli terhadap lingkungan sekaligus menambah penghasilan bagi keluarga.

Partisipasi warga yang muncul dari kesadaran sendiri, menurutnya, merupakan modal utama dalam keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat lokal desa maupun kelurahan. Partisipasi mandiri itu diharapkan muncul dari warga lain yang juga berinisiatif membentuk bank sampah.

Edi mendorong para pengelola bank sampah menjalin kerja sama dengan sekolah, sehingga para siswa diajak mengumpulkan sampah plastik dan sejenisnya dari rumah untuk ditabung di bank sampah melalui sekolah masing-masing.

"Tabungan itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekstrakurikuler dan lain-lain seperti studi wisata, tanpa membebani orang tua. Hal ini tentu memiliki manfaat ganda, yakni selain sebagai edukasi terhadap kebersihan lingkungan juga anak-anak mendapat penghasilan sendiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.