Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terungkap! Jenis-Jenis Premanisme yang Marak di Jatim Menurut Polda

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 12:27 WIB | Oleh:
Terungkap! Jenis-Jenis Premanisme yang Marak di Jatim Menurut Polda Doc: ANTARA/yds
Ket. Polda Jatim berkomitmen terus memberantas premanisme melalui peningkatan patroli dan sinergi dengan TNI, serta pemerintah daerah.

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menunjukkan keseriusannya dalam memberantas aksi premanisme dengan mengungkap sebanyak 224 kasus dalam operasi serentak pada 1–8 Mei 2025. Ratusan tersangka telah diamankan untuk diproses hukum, sebagai respons terhadap keresahan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, operasi ini menyasar berbagai jenis kejahatan premanisme yang marak di wilayahnya.

"Dalam sepekan ini, kasus penganiayaan menjadi temuan terbanyak, mencapai 118 kasus dengan 158 tersangka," ujar Abast di Surabaya, Sabtu (10/5) hari ini.

Selain penganiayaan, jenis premanisme lain yang dominan meliputi pemerasan dengan 32 kasus (39 tersangka), pungutan liar (pungli) sebanyak 26 kasus (26 tersangka), serta kekerasan yang melibatkan anggota perguruan pencak silat sebanyak 22 kasus (38 tersangka). Kasus lain yang diungkap antara lain gengster, debt collector, kejahatan jalanan, dan tawuran antar kelompok.

"Jenis-jenis kejahatan seperti penganiayaan dan pungli memang paling sering dikeluhkan warga. Dampaknya langsung terasa pada rasa aman dan kenyamanan kami sehari-hari," kata Rahmat Hidayat, seorang tokoh masyarakat di Surabaya, menanggapi data yang dirilis polisi. Menurutnya, pengungkapan ini memberikan efek jera dan menunjukkan kehadiran polisi.

Abast menegaskan, seluruh kasus yang terungkap akan diproses sesuai hukum berlaku. Polda Jatim berkomitmen terus memberantas premanisme melalui peningkatan patroli dan sinergi dengan TNI serta pemerintah daerah.

Masyarakat juga diimbau proaktif melapor ke Call Center 110 jika melihat atau menjadi korban aksi premanisme demi terciptanya Kamtibmas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.