Keanekaragaman Hayati di Cekungan Sungai Yangtze Alami Peningkatan

Sabtu, 10 Mei 2025, 17:55 WIB

WUHAN - Keanekaragaman hayati akuatik di Cekungan Sungai Yangtze di Tiongkok mengalami pemulihan setelah larangan penangkapan ikan selama 10 tahun diberlakukan beberapa tahun yang lalu.

Selama periode 2021 hingga 2024, sebanyak 344 spesies ikan asli terpantau di cekungan tersebut, meningkat 36 spesies dibandingkan periode 2017 hingga 2020 sebelum pemberlakuan larangan penangkapan ikan, menurut data dari sebuah pertemuan yang digelar oleh Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok di Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, Jumat (9/5).

Ket. Foto: Ikan setur sebelum dilepas ke Sungai Yangtze di Kota Yichang, Provinsi Hubei, Tiongkok tengah. — Sumber: Antara/Xinhua

Otoritas telah menindak tegas praktik penangkapan ikan ilegal dan mencapai hasil yang positif. Pada 2024, kasus administratif yang berkaitan dengan penangkapan ikan turun 24,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan lebih lanjut sebesar 3,3 persen tercatat pada kuartal pertama 2025, ujar Wakil Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok Zhang Zhili.

Zhang menekankan pentingnya mempercepat upaya-upaya konservasi spesies unggulan, meningkatkan restorasi habitat kritikal, mengimplementasikan program pengembangbiakan dan pelepasliaran ilmiah, memperkuat perlindungan organisme akuatik, serta mendorong restorasi ekologis badan air secara komprehensif.

Untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di sepanjang Sungai Yangtze, Tiongkok memberlakukan larangan penangkapan ikan secara menyeluruh di 332 kawasan konservasi di daerah cekungan sungai tersebut pada Januari 2020.

Langkah-langkah perlindungan kemudian diperluas menjadi moratorium selama 10 tahun di sepanjang aliran utama Sungai Yangtze dan anak-anak sungai tersebut. Larangan itu mulai berlaku pada 1 Januari 2021. Ant/Xinhua

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.