Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serapan Gabah Petani Mencapai 2 Juta Ton Setara Beras untuk Perkuat CBP

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Serapan Gabah Petani Mencapai 2 Juta Ton Setara Beras untuk Perkuat CBP Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menjawab pertanyaan awak media di sela kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025).

SUKABUMI – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog saat ini telah mencapai dua juta ton setara beras untuk penguatan cadangan beras pemerintah (CBP).

"Bulog ini sekarang menyerap beras, menyerapnya sebetulnya gabah, kemudian kita giling jadi beras, itu hari ini 2 juta ton setara beras," kata Wamentan ditemui di sela kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat(09/5).

Wamentan Sudaryono yang juga menjabat sebagai Kepala Dewan Pengawas Perum Bulog mengatakan penyerapan gabah dari petani menjadi cadangan pangan strategis yang dikuasai langsung oleh negara.

Ia menyebutkan dengan serapan tersebut maka total cadangan beras yang dikuasai negara dalam pengelolaan Bulog saat ini mencapai 3,6 juta ton termasuk stok tahun lalu, menjadikan ketahanan pangan semakin kuat.

"Ini tertinggi sepanjang sejarah negara kita ada, ini satu prestasi dan ini membawa negara punya cadangan beras yang dimiliki, dikuasai dan berada di tangan pemerintah langsung," ucapnya.

Ia juga menegaskan harga pembelian gabah petani tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, guna memastikan petani tetap mendapatkan keuntungan dan tidak merugi.

Lebih lanjut, dia mengatakan produktivitas padi meningkat signifikan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan 51 persen untuk produktivitas beras, jagung 39 persen, dan tanaman pangan secara umum naik hingga rata-rata 42 persen pada kuartal pertama 2025.

Sektor pertanian sendiri menyumbang pertumbuhan ekonomi 10,4 persen, tertinggi di antara sektor-sektor lain pada triwulan pertama 2025, mencerminkan keberhasilan program-program strategis nasional di bidang pangan.

Sudaryono menambahkan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pembangunan tambahan gudang Bulog, karena seluruh kapasitas telah terisi penuh, bahkan sebagian harus disimpan di gudang pihak ketiga secara filial.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi padi nasional mencapai 32 juta ton pada tahun 2025, untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai di 2027.

Mentan mengatakan bahwa target produksi padi di tahun 2025 meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 30 juta ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Sekolah Harus Aman dan Nyaman agar Siswa Belajar Tenang

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sekolah Harus Aman dan Nyam...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.