Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Raniero Mancinelli, Sosok di Balik Jubah Suci Para Paus Vatikan

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 09:36 WIB | Oleh:
Mengenal Raniero Mancinelli, Sosok di Balik Jubah Suci Para Paus Vatikan Doc: PenaKatolik/yds
Ket. Mancinelli selalu menyiapkan tiga jubah putih kepausan dalam ukuran 50, 54, dan 58, lengkap dengan zucchetto dan pita sutra.

Vatikan City – Raniero Mancinelli (86) memiliki ikatan khusus dengan Paus Fransiskus yang meminta jubah sederhana dan membeli salib dada di studionya. Di balik perayaan dunia akan pemimpin baru, sepotong karya Mancinelli pun dikenakan, simbol pelayanan senyap yang mewarnai sejarah Gereja.

Di sudut tenang Borgo Pio, tak jauh dari Basilika Santo Petrus, Mancinelli adalah saksi bisu pergantian kepemimpinan tertinggi Gereja Katolik. Selama lebih dari setengah abad, ia mengabdikan diri menjahit jubah suci kepausan, sebuah tradisi senyap yang krusial menjelang perayaan Paus baru.

Sebelum konklaf, Mancinelli selalu menyiapkan tiga jubah putih kepausan dalam ukuran 50, 54, dan 58, lengkap dengan zucchetto dan pita sutra. Jubah ini diserahkan kepada para kardinal dan siap dikenakan oleh Paus terpilih pertama kali di "room of tears" dekat Kapel Sistina.

Di studionya yang tampak seperti kapsul waktu, dengan mesin jahit dan setrika yang telah digunakan sejak 1962, keahlian turun-temurun ini dijaga.

"Saya merasa biasa saja," ujar Mancinelli yang memulai karier di usia 15 tahun, belajar dari ayahnya. "Ini telah menjadi pekerjaan saya selama 70 tahun, dan saya melakukannya dengan penuh semangat. Tradisi ini berlanjut bersama putri dan cucu saya."

Kardinal Giorgio Bellini, salah satu pelanggannya dari sekian banyak kardinal dan uskup dunia, menyebut Mancinelli sebagai "penjaga keahlian yang langka dan berdedikasi tinggi pada pelayanannya."

Pengamat Vatikan, Andrea Rossi, menyoroti pentingnya peran seperti Mancinelli. "Saat momen bersejarah Paus baru tampil, ada tangan-tangan terampil di baliknya, menjaga tradisi dalam kesederhanaan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Ekonomi India Diproyeksi La...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.