Bantu Anak Anak Kurang Beruntung, Aplikasi Lomba Lari Virtual Ini Fasilitasi Run to Care
Jumat, 09 Mei 2025, 12:28 WIBJAKARTAâAnak anak kurang beruntung terus dibantu melalui kolaborasi lintas stakeholder. Ini bagian dari upaya menjalankan tujuan pembangunan berlekelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs).
 Untuk merealisasikan itu kali ini SOS Childrenâs Village, organisasi sosial non-profit yang mengasuh anak anak dan keluarga kurang beruntung berkolaborasi dengan aplikasi lari virtual 99 Virtual Race dalam ajang lari ultra-marathon amal terbesar di Indonesia, Run to Care 2025.Â
 SOS Childrenâs Village merupakan
organisasi sosial non-profit yang memberikan pengasuhan alternatif yang berkualitas dan penguatan keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.
Ajang lari ultra-marathon bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap anak-anak kurang beruntung di Indonesia, khususnya di wilayah Jakarta.
Sebagai mitra resmi sejak 2020, 99 Virtual Race turut memfasilitasi penyelenggaraan Run to Care edisi virtual melalui proses pendaftaran untuk kategori 50K Multiple Run, 100K Multiple Run, dan 150K Multiple Run.
"99 Virtual Race sebagai official platform virtual run sejak 2020 dan artinya ini tahun ke-6 kami berkolaborasi dengan SOS Childrenâs Villages. 99 Virtual Race juga ikut berdonasi di Run to Care dengan membebaskan biaya penggunaan aplikasi serta sebagian dari penjualan tiket dan add-on jersey," ungkap CEO 99 Virtual Race, Stevie Go di Jakarta, Jumat (9/5)
Stevie juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini terus berlanjut, sejalan dengan visi sosial perusahaan yang ingin mengajak para peserta tak hanya berlari untuk kesehatan pribadi, namun juga memberi dampak positif bagi sesama.
"Pastinya kerja sama yang baik selama ini bisa terus berlanjut karena misi 99 Virtual Race juga salah satunya adalah mengajak setiap peserta selain mendapatkan kesehatan pribadi namun juga bisa menjadi berkat untuk mereka yang membutuhkan. Run to Care Virtual 2025 bisa menjadi salah satu cara pelari berbuat kebaikan dan semoga lancar pelaksanaanya baik offline maupun virtual edition," lanjutnya.
Adapun periode lomba untuk masing-masing kategori virtual berlangsung secara bertahap yakni 150K Multiple Run: 16 Juniâ10 Agustus 2025, 100K Multiple Run: 30 Juniâ10 Agustus 2025, 50K Multiple Run: 14 Juliâ10 Agustus 2025
Pendaftaran dibuka sejak 26 April dan akan ditutup pada 3 Agustus 2025. Dengan biaya registrasi sebesar 23 ribu, peserta akan memperoleh eBib, medali finisher, jersey finisher, eCertificate, serta kesempatan mendapatkan doorprize. Dari total biaya tersebut, 100 ribu rupiah akan langsung disalurkan sebagai donasi.
Sejak pertama kali diadakan pada 2017, Run to Care telah menjangkau lebih dari 1.700 pelari ultra, 4.000 peserta virtual, 1.400 relawan, 95 sponsor, dan berhasil menggerakkan lebih dari 57.000 donatur. Hingga kini donasi kumulatif yang telah didapat mencapai Rp15 miliar.
Tahun ini, target donasi sebesar Rp3 miliar diharapkan dapat dikumpulkan untuk mendukung tiga program utama, yaitu dukungan nutrisi, pengembangan bakat anak, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan untuk anak-anak di Jakarta.
National Director SOS Childrenâs Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo menekankan pendekatan baru yang diambil tahun ini dalam Run to Care, yaitu dengan memperluas jangkauan kampanye lewat penyelenggaraan di empat kota besar, yakni Bali, Semarang, Jakarta, dan Bandung, serta versi virtual yang inklusif bagi pelari di seluruh penjuru negeri.
âKhususnya, pemilihan Jakarta sebagai salah satu kota utama didasarkan pada posisinya sebagai epicentrum tren lari dan pusat informasi nasional, sehingga dapat membantu mempercepat pencapaian tujuan utama, yaitu memperluas jangkauan Run to Care dan mengajak lebih banyak pelari berkontribusi bagi anak-anak dalam pengasuhan SOS Children's Villages,â terang Gregor.
Ia juga berharap, keterlibatan dalam Run to Care 2025 tak berhenti sebatas lari amal, tetapi menjadi awal perkenalan lebih dalam dengan misi SOS Childrenâs Villages. âMelalui rangkaian Run for Children di berbagai kota dan RTC Virtual, SOS Childrenâs Villages Indonesia ingin membuka ruang perkenalan dan keterlibatan yang lebih luasâagar para pelari dapat terus berkontribusi, tidak hanya lewat Run to Care, tapi juga melalui berbagai cara lainnya seperti menjadi donatur rutin, relawan, atau penyebar pesan kebaikan,â pungkasnya.
Dengan semangat berlari dan berbagi, Run to Care 2025 kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi setiap anak tempat mereka bisa bermimpi, bertumbuh, dan merasa dicintai.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
IHSG Rawan Terseret Konflik, OJK Jangan Tunggu Pasar Panik
-
Lomba busana karnaval di Palu
-
Komisi Percepatan Reformasi Polri Segera Laporkan Hasil Rumusan dan Rekomendasi ke Presiden
-
Kurang Hati-hati, Truk Tabrak Separator Busway di Gatot Subroto
-
Transjakarta Lindas Pejalan Kaki, CCTV Tangkap Momen Krusial saat Korban Sempoyongan
-
Panda Liar Makin Terlindung di Tiongkok
-
Polresta Cirebon Petakan Jalan Berlubang di Pantura Cegah Kecelakaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.