Ayo Berjalan Kaki Sambil Mengenal Sudut Jakarta

Kamis, 08 Mei 2025, 18:03 WIB

JAKARTA - Jakarta sebagai pusat kota Indonesia, menyimpan banyak cerita sejarah, budaya, dan kehidupan urban yang menarik untuk dijelajahi.

Salah satu cara terbaik untuk mengenal Jakarta lebih dekat adalah melalui walking tour, sebuah konsep tur jalan kaki yang semakin populer di kota metropolitan ini.

Ket. Foto: Suasana Chinatown, Glodok saat didatangi wisatawan nusantara bersama tim tur jalan kaki (walking tour) Jakarta Good Guide, Jakarta Barat, Minggu (4/5). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Jakarta Good Guide (JGG) adalah salah satu komunitas yang menyediakan walking tour dengan konsep unik dan edukatif.

JGG pertama kali dibentuk oleh Farid Mardhiyanto dan Candha Adwitiyo pada tahun 2014.

Keduanya bertemu dari pelatihan pramuwisata berlisensi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI.

Mereka ingin lebih mengenalkan sejarah kota dengan cara yang menyenangkan yakni berjalan kaki. Adapun ide ini terinspirasi dari luar negeri dimana terdapat banyak tur jalan kaki.

Berawal dari keinginan mereka untuk memperkenalkan Jakarta dengan cara yang lebih interaktif. Ditekankan bahwa Jakarta bukan hanya pusat perbelanjaan (mal), namun punya cerita unik di setiap sudutnya.

Komunitas ini berkembang dari hanya dua orang hingga kini memiliki sekitar 20 pemandu wisata. Dalam proses perekrutan pemandu wisata, JGG tidak serta-merta membuka pendaftaran.

Menurut salah satu pemandu JGG, Pram atau akrab disapa Pampam, syarat utama untuk menjadi pemandu adalah membangun hubungan dengan komunitas terlebih dahulu, mengikuti tur, dan mengenal anggota lainnya.

Selain itu, calon pemandu juga mengikuti pelatihan yang diadakan setiap tahun untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah dan cara penyampaian informasi kepada peserta.

20250508175841_1000456591.jpeg

Suasana Chinatown, Glodok saat didatangi wisatawan nusantara bersama tim tur jalan kaki (walking tour) Jakarta Good Guide, Jakarta Barat, Minggu (4/5). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Konsep "Walking Tour"

Cukup hanya dengan mendaftar melalui tautan (link) di Instagram @jktgoodguide, nantinya bagi yang tertarik ke rute tersedia akan terhubung ke email masing-masing.

Pada H-1 peserta akan dikirimkan email untuk bertemu di titik kumpul lengkap dengan imbauan membawa payung ataupun jas hujan untuk mengantisipasi cuaca.

Walking tour yang diadakan oleh JGG memiliki konsep pay as your wish atau "bayar seikhlasnya," yakni peserta bisa memberikan donasi sesuai dengan kemampuan mereka.

Konsep ini diadaptasi dari berbagai negara lain dan diterapkan di Jakarta untuk menarik lebih banyak warga lokal agar tertarik mengenal kotanya sendiri.

Selama periode Januari hingga Juni 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 39,80 juta wisatawan nusantara mengunjungi Jakarta. Kunjungan wisatawan lokal ini meningkat 32,36 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 30,07 juta.

Adapun proporsi wisatawan nusantara berdasarkan tujuan, tertinggi sebesar 27,10 persen ke wilayah Jakarta Selatan. Selanjutnya, Jakarta Pusat 21,50 persen, Jakarta Timur 19,30 persen, Jakarta Barat 16,03 persen, Jakarta Utara 15,58 persen dan terakhir Kepulauan Seribu hanya 0,49 persen.

Selain untuk menarik lebih banyak warga lokal, walking tour juga bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih banyak berjalan kaki, mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, serta meningkatkan kesadaran terhadap sejarah dan budaya Jakarta.

Mengenal berbagai aspek kehidupan di Jakarta

Dalam tur ini, peserta tidak hanya mendapatkan informasi sejarah, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan di Jakarta, termasuk kuliner lokal dan perkembangan urban.

JGG menawarkan berbagai rute menarik yang dapat diikuti oleh peserta. Pertama, ada rute Chinatown yang membawa peserta menjelajahi kawasan Pecinan di Jakarta dengan berbagai cerita sejarah dan kuliner khas.

Kemudian, Sunda Kelapa yakni mengajak peserta mengunjungi pelabuhan tua yang menjadi saksi sejarah perdagangan di Jakarta. Ada juga Weltevreden, yakni rute sejarah yang banyak diminati karena menyajikan kisah menarik tentang arsitektur dan kolonialisme di Jakarta. Lalu, Passer Meester yakni rute yang berfokus pada pasar tradisional dan jajanan khas Jakarta yang sedang viral.

Rute-rute baru juga terus bertambah, termasuk rute Kebon Kacang, Kampung Bali dan Blok I yang baru saja diperkenalkan tahun ini.

JGG saat ini memiliki sekitar 72 rute yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya, termasuk rute museum dan kawasan budaya.

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap walking tour, JGG telah memperluas jangkauannya ke beberapa kota lain seperti Bandung, Yogyakarta, Malang, Medan, dan Palembang.

Meskipun semakin populer, walking tour di Jakarta memiliki tantangannya sendiri. Salah satunya adalah peserta yang membatalkan kehadiran secara mendadak, sehingga pemandu harus menyesuaikan kembali perjalanan.

Selain itu, JGG juga memilih untuk tetap independen tanpa keterikatan langsung dengan pemerintah, meskipun mereka sering bekerja sama dalam acara-acara tertentu.

20250508175944_1000456582.jpeg

Suasana Chinatown, Glodok saat didatangi wisatawan nusantara bersama tim tur jalan kaki (walking tour) Jakarta Good Guide, Jakarta Barat, Minggu (4/5). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Mengenal kehidupan urban lebih dalam

Walking tour bukan hanya tentang menjelajah kota, tetapi juga tentang mengenal sejarah, budaya, dan kehidupan urban secara lebih mendalam.

Mengenal Jakarta dengan berjalan kaki bersama orang lain, baik teman maupun orang tak dikenal, bisa jadi meninggalkan kesan yang menarik, unik dan personal.

Di satu sisi, berjalan kaki memungkinkan kita untuk benar-benar merasakan atmosfer kota dengan melihat arsitektur lebih dekat, mencium aroma makanan dari warung kaki lima, dan berinteraksi langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.

Ada banyak detail kecil yang sering terlewatkan jika kita hanya melewati tempat-tempat itu dengan kendaraan.

Di sisi lain, melakukannya bersama orang lain, terutama orang asing, bisa menambah pengalaman sosial yang berbeda.

Ada kesempatan untuk bertukar cerita, belajar perspektif baru, atau bahkan menemukan teman baru dengan minat yang sama.

Kadang, percakapan dengan orang yang sebelumnya tidak kita kenal bisa memberikan wawasan yang tidak terduga.

Selain memberikan pengalaman unik bagi wisatawan, Walking tour juga memberikan manfaat bagi UMKM; meskipun JGG tidak mengambil komisi dari tempat-tempat yang mereka kunjungi, tur ini secara tidak langsung membantu mempromosikan usaha kecil di Jakarta. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.