Pemkab Sigi dorong penguatan kolaborasi untuk turunkan stunting
Rabu, 07 Mei 2025, 17:05 WIBSigi, Sulteng -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mendorong semua pihak ikut berperan dalam menurunkan angka stunting dengan penguatan kolaborasi di daerah itu.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan salah satu upaya untuk menurunkan stunting dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, tenaga kesehatan dan pemerintah desa.
"Tentunya ada strategi lintas sektor kami laksanakan dalam penanganan stunting yakni tanggung jawab bersama sehingga pentingnya membangun sinergi antarlini, mulai dari intervensi spesifik hingga intervensi sensitif di tingkat desa," kata Rizal Intjenae di Desa Bora, Rabu.
Ia mengemukakan pemerintah daerah juga melakukan aksi konvergensi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dan peran tim percepatan penurunan stunting, serta inovasi yang telah maupun akan diterapkan di Kabupaten Sigi.
"Kami sudah menyusun sejumlah inovasi yang segera diterapkan dan dijalankan dalam waktu lima tahun mendatang bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Sigi," ucapnya.
Ia menuturkan fokus utama pemerintah daerah saat ini bukan hanya untuk meraih penilaian terbaik, namun untuk mencapai hasil nyata terkait penurunan stunting.
"Pada dasarnya ini bukan sekadar penilaian tapi tentang komitmen pemda dan semua pemangku kepentingan lainnya bekerja keras hingga angka stunting di Kabupaten Sigi dapat ditekan hingga zero kasus stunting," sebutnya.
Rizal berharap ke depan melalui semangat kolaborasi dan inovasi yang kuat antarpemangku kepentingan terkait lainnya agar bisa menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas untuk masa depan daerah yang lebih baik.
Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sigi mencatat bahwa angka stunting di wilayah itu sejak 2021 hingga 2023 berhasil turun 26,4 persen.
Selanjutnya pada tahun 2022 angka stunting turun dari 40,7 persen menjadi 36,8 persen dan pada 2023 turun 10,4 persen menjadi 26,4 persen.
Saat ini, Kabupaten Sigi berada di urutan keenam untuk kasus stunting se-Sulawesi Tengah.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Tradisi balap sapi di Sigi
-
Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Malaysia Open
-
Kolaborasi Swasta Dinilai Strategis dalam Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia
-
Cara Cek Penerima Bansos Kesra Rp900.000 Periode Oktober-Desember 2025 di Aplikasi dan Website Kemensos
-
Realisasi program cetak sawah baru di Sigi
-
Berburu Takjil Ramadan, Warga Padati BKT Jakarta Timur Sambil "Ngabuburit"
-
BMKG Imbau Warga Kaltim Waspada Terkait Potensi Hujan Lebat 9–11 Maret
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.