Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjadi Kandidat Potensial Paus dari Negara Mayoritas Muslim, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo Menarik Perhatian Wartawan di Vatikan

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Menjadi Kandidat Potensial Paus dari Negara Mayoritas Muslim, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo Menarik Perhatian Wartawan di Vatikan Doc: press.vatican.va

Jakarta – Suasana di sekitar Basilika Santo Petrus di Vatikan, Roma, pada Senin pagi waktu setempat dipenuhi oleh lautan kamera dan mikrofon saat Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta, tampil di hadapan publik dan media internasional. Seiring namanya mulai dikenal sebagai salah satu calon kuat untuk menjadi Paus berikutnya, perhatian dunia terhadap sosoknya semakin meningkat.

Kehadirannya menarik perhatian ratusan wartawan dari berbagai negara yang berdesakan untuk memperoleh pernyataan resmi dari pemimpin Gereja Katolik asal Indonesia ini. Dikenal luas karena kerendahan hati, kepemimpinan yang peduli terhadap isu sosial dan keadilan, serta pendekatan penuh kasih, Kardinal Suharyo tampil tenang di tengah kerumunan yang ramai tersebut.

Dalam pernyataan singkatnya sebelum melanjutkan aktivitas, Kardinal Suharyo menyampaikan, “Saya menyerahkan segala sesuatu dalam tangan Tuhan dan Bunda Gereja. Tugas kita semua adalah berdoa agar Roh Kudus membimbing Gereja dalam memilih penerus Santo Petrus.” Ucapan ini mencerminkan sikap rendah hati sekaligus kepercayaan penuh terhadap proses pemilihan Paus yang sedang berlangsung di Vatikan.

Di tengah perhatian dunia terhadap proses pemilihan Paus ini, doa dan harapan mengalir dari berbagai penjuru dunia agar Gereja mampu memilih penerus Santo Petrus yang bijaksana, penuh kasih, dan mampu memimpin umat dalam masa-masa penuh tantangan.

Kardinal Suharyo sebagai calon potensial Paus membawa harapan baru bagi umat Katolik di Asia, khususnya Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki komunitas Katolik yang aktif dan dinamis. Pemilihan Paus dari Asia akan menjadi simbol penting dalam memperkuat posisi Gereja di kawasan tersebut.

Perkembangan ini menandai momen bersejarah bagi Gereja Katolik global dan menegaskan betapa pentingnya keberagaman dan inklusivitas dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Gereja. Dengan reputasi yang semakin dihormati dan pengaruh yang terus berkembang, Kardinal Suharyo diharapkan dapat membawa perspektif baru yang segar dan penuh kasih dalam kepemimpinannya nanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.