Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal ROV & Sonar, Teknologi Bawah Air yang Bantu Pencarian Korban Feri Balikpapan

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 10:14 WIB | Oleh:
Mengenal ROV & Sonar, Teknologi Bawah Air yang Bantu Pencarian Korban Feri Balikpapan Doc: ANTARA/yds
Ket. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dengan seluruh potensi dan teknologi yang ada demi segera menemukan korban.

BALIKPAPAN – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengerahkan sejumlah teknologi bawah air mutakhir dalam upaya pencarian dua korban hilang akibat tenggelamnya feri KMP Muchlisa di Teluk Balikpapan. Pencarian yang memasuki hari kedua, Selasa (6/5), fokus pada penyelaman dan pemanfaatan alat canggih.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, mengungkapkan bahwa timnya memfokuskan pencarian langsung di area kapal yang tenggelam.

"Dalam pencarian hari kedua ini, SAR gabungan fokus melakukan penyelaman terhadap feri yang tenggelam dan memanfaatkan teknologi bawah air untuk membantu pencarian," ujar Dody.

Dua jenis teknologi utama yang digunakan adalah Sonar bawah laut dan Remotely Operated Vehicle (ROV). Sonar dimanfaatkan untuk memindai dan membantu penyelam memeriksa sejumlah kabin kapal yang dicurigai menjadi lokasi korban terjebak.

Sementara itu, ROV, yaitu kendaraan bawah air yang dikendalikan dari permukaan, digunakan untuk mendukung visualisasi dan penyisiran area di dasar perairan.

Penggunaan teknologi ini menjadi krusial mengingat tantangan di lapangan. "Salah satu tantangan saat penyelaman adalah keterbatasan jarak pandang akibat kondisi perairan yang tidak bening," tambah Dody.

Seorang teknisi SAR gabungan, Budi (nama samaran), menjelaskan pentingnya alat ini.

"ROV dan Sonar sangat membantu saat visibilitas buruk. ROV bisa mengirim gambar secara langsung ke permukaan, dan Sonar bisa mendeteksi objek di bawah air tanpa mengandalkan penglihatan," jelasnya, menyoroti efisiensi dan efektivitas teknologi dalam kondisi sulit.

Dua korban yang masih dicari diketahui merupakan kru feri tersebut. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dengan seluruh potensi dan teknologi yang ada demi segera menemukan korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.