Manila Usir Kapal Riset Tiongkok dari Zona Ekonomi Eksklusif Filipina

Selasa, 06 Mei 2025, 02:55 WIB

MANILA - Filipina telah mengerahkan sebuah kapal penjaga pantai dan sebuah pesawat untuk mengusir dan mengawal kapal penelitian Tiongkok yang dikatakannya melakukan kegiatan penelitian ilmiah kelautan secara ilegal di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) negara tersebut.

Kapal riset Tiongkok (CRV) Tan Suo 3 terdeteksi memasuki ZEE Filipina negara itu pada 1 Mei sekitar 92 mil laut di lepas pantai Burgos di Ilocos Norte, Filipina, kata Penjaga Pantai Filipina (PCG) dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/5).

Ket. Foto: Kapal riset Tiongkok Tan Suo 3 yang disebut-sebut Penjaga Pantai Filipina telah berkeliaran di zona ekonomi eksklusif Filipina pada awal Mei ini. Kapal ini diduga telah melakukan kegiatan penelitian ilmiah kelautan ilegal. — Sumber: ChinaDailyNews

“Pergerakan tidak teratur mereka dianggap tidak sesuai dengan kebebasan navigasi dan merupakan indikasi kegiatan penelitian ilmiah kelautan, yang melanggar hak kedaulatan Filipina,” kata PCG.

“Kami mengerahkan BRP Teresa Magbanua dan pesawat terbang PCG untuk memantau, mengawal dan mengusir kapal riset Tiongkok Tan Suo 3 keluar dari zona ekonomi eksklusif Filipina,” imbuh PCG.

PCG lalu melaporkan bahwa baik kapal BRP Teresa Magbanua maupun pesawat terbang PCG terlibat dalam tantangan radio, mengkonfirmasi bahwa operasi mereka di dalam ZEE Filipina selaras dengan Undang-Undang Zona Maritim Filipina, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, dan Putusan Arbitrase 2016.

Aktivitas Ilegal

Selama operasi tersebut, PCG melaporkan melihat kapal selam laut dalam berawak bernama Shenhai Yongshi, ditarik oleh kapal riset Tiongkok tersebut. Kapal selam tersebut diketahui mampu menyelam hingga kedalaman 4.500 meter dan biasanya digunakan untuk eksplorasi laut dalam dan misi ilmiah, kata PCG.

Dikatakan juga oleh PCG bahwa mereka mengamati sebuah perahu karet yang mengangkat sebuah peralatan berwarna kuning tak dikenal yang mungkin terkait dengan penelitian kelautan.

Atas laporan Penjaga Pantai Filipina itu, pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila belum mengeluarkan tanggapan saat berita ini ditulis pada Senin malam.

Keberadaan kapal riset Tiongkok di wilayah ZEE bukan sekali ini saja dilaporkan. Pada 10 April lalu, pihak Penjaga Pantai Filipina melaporkan bahwa mereka telah melihat adanya beberapa kapal riset Tiongkok di dekat Pulau Itbayat di Batanes, di Laut Filipina Barat (wilayah ZEE Filipina di Laut Tiongkok Selatan), dan lapas pantai Cagayan.

Sebelumnya pada 3 April juga terpantau oleh Penjaga Pantai Filipina keberadaan kapal riset Tiongkok di wilayah perairan Laut Sulu dekat Pulau Mapun di Provinsi Tawi-Tawi.

Pada April tahun lalu, kapal militer Filipina melaporkan bahwa mereka telah melihat 3 kapal riset Tiongkok di Second Thomas Shoal dan kapal riset yang sama diketahui tengah mengitari perairan lepas pantai Viga di ProvinsiCatanduanes.

Sebulan sebelumnya dilaporkan pula dua kapal riset Tiongkok berada dekat Benham Rise, sebuah punggung gunung berapi yang telah mati yang terletak di Laut Filipina. CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.