Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan BKSDA Usir Beruang Madu di Abdya Gunakan Mercon

📅 Senin, 05 Mei 2025, 17:13 WIB | Oleh:
Tim Gabungan BKSDA Usir Beruang Madu di Abdya Gunakan Mercon Doc: ANTARA/Suprian
Ket. Tim gabungan BKSDA dan mitra memantau kawasan hutan guna menangani interaksi negatif beruang madu di Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin (5/5).

BANDA ACEH - Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan pengusiran beruang madu (helarctos malayanus) yang sedang berinteraksi negatif dengan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggunakan mercon.

"Pengusiran dilakukan dengan meletuskan mercon guna menghalau satwa liar tersebut kembali ke kawasan hutan," kata Kepala Resort BKSDA Aceh Selatan Saifuddin di Aceh Barat Daya, Senin (5/5).

Interaksi negatif beruang madu tersebut terjadi di Gampong le Lhob dan Gampong Kuta Bakdrien yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Masyarakat merasa resah akibat kemunculan seekor beruang liar bermoncong putih yang setiap malam memasuki permukiman mereka. Beruang tersebut dilaporkan memakan ayam dan kambing serta menggaruk-garuk pintu rumah warga.

Selain tim dari BKSDA, pengusir satwa liar dilindungi tersebut juga melibatkan tim Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dan Orangutan Information Center (OIC) serta dengan dukungan Muspika Kecamatan Tangan-Tangan.

Berdasarkan laporan warga, kata Saifuddin, beruang madu yang sebelumnya menyerang ternak masyarakat sudah empat malam tidak turun lagi ke permukiman penduduk.

Meski demikian, tim tetap melakukan upaya pengusiran dengan meletuskan mercon di kawasan Gunung Geulanteu yang berada di sekitar Gampong Ie Lhob dan Desa Kuta Bakdrien agar beruang tersebut menjauh dari pemukiman penduduk.

"Pengusiran dilakukan pada malam hari. Tim gabungan bermalam di lokasi sampai satwa liar tersebut benar-benar menjauh dari permukiman penduduk agar interaksi negatif beruang tersebut bisa dicegah," kata Saifuddin

Menurut Saifuddin, keberadaan beruang madu ke Gampong Ie Lhob dan Gampong Kuta Bakdrien disebabkan keberadaan kandang kambing yang berlokasi dekat dengan gunung, sehingga menarik perhatian satwa tersebut mencari makanan.

"Kandang kambing ini dekat sekali dengan gunung, sehingga beruang turun untuk memakan ternak. Apalagi, beruang madu juga pemakan daging selain buah-buahan dan madu," katanya.

Ia menyebutkan upaya mitigasi konflik satwa liar tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga sekitar serta memastikan beruang madu kembali ke habitat alaminya.

"Tim gabungan BKSDA bersama mitra akan terus berupaya mengawasi pergerakan satwa liar dilindungi tersebut guna menghindari kemungkinan konflik di masa mendatang," kata Saifuddin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

55 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.