Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Tim Gabungan BKSDA Usir Beruang Madu di Abdya Gunakan Mercon

31 Senin, 05 Mei 2025, 17:13 WIB | Oleh:
Tim Gabungan BKSDA Usir Beruang Madu di Abdya Gunakan Mercon Tim Gabungan BKSDA Usir Beruang Madu di Abdya Gunakan Mercon Doc: ANTARA/Suprian
Ket. Tim gabungan BKSDA dan mitra memantau kawasan hutan guna menangani interaksi negatif beruang madu di Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin (5/5).

BANDA ACEH - Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan pengusiran beruang madu (helarctos malayanus) yang sedang berinteraksi negatif dengan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggunakan mercon.

"Pengusiran dilakukan dengan meletuskan mercon guna menghalau satwa liar tersebut kembali ke kawasan hutan," kata Kepala Resort BKSDA Aceh Selatan Saifuddin di Aceh Barat Daya, Senin (5/5).

Interaksi negatif beruang madu tersebut terjadi di Gampong le Lhob dan Gampong Kuta Bakdrien yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Masyarakat merasa resah akibat kemunculan seekor beruang liar bermoncong putih yang setiap malam memasuki permukiman mereka. Beruang tersebut dilaporkan memakan ayam dan kambing serta menggaruk-garuk pintu rumah warga.

Selain tim dari BKSDA, pengusir satwa liar dilindungi tersebut juga melibatkan tim Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dan Orangutan Information Center (OIC) serta dengan dukungan Muspika Kecamatan Tangan-Tangan.

Berdasarkan laporan warga, kata Saifuddin, beruang madu yang sebelumnya menyerang ternak masyarakat sudah empat malam tidak turun lagi ke permukiman penduduk.

Meski demikian, tim tetap melakukan upaya pengusiran dengan meletuskan mercon di kawasan Gunung Geulanteu yang berada di sekitar Gampong Ie Lhob dan Desa Kuta Bakdrien agar beruang tersebut menjauh dari pemukiman penduduk.

"Pengusiran dilakukan pada malam hari. Tim gabungan bermalam di lokasi sampai satwa liar tersebut benar-benar menjauh dari permukiman penduduk agar interaksi negatif beruang tersebut bisa dicegah," kata Saifuddin

Menurut Saifuddin, keberadaan beruang madu ke Gampong Ie Lhob dan Gampong Kuta Bakdrien disebabkan keberadaan kandang kambing yang berlokasi dekat dengan gunung, sehingga menarik perhatian satwa tersebut mencari makanan.

"Kandang kambing ini dekat sekali dengan gunung, sehingga beruang turun untuk memakan ternak. Apalagi, beruang madu juga pemakan daging selain buah-buahan dan madu," katanya.

Ia menyebutkan upaya mitigasi konflik satwa liar tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga sekitar serta memastikan beruang madu kembali ke habitat alaminya.

"Tim gabungan BKSDA bersama mitra akan terus berupaya mengawasi pergerakan satwa liar dilindungi tersebut guna menghindari kemungkinan konflik di masa mendatang," kata Saifuddin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.