Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maras Taun, tradisi asli masyarakat Belitung

📅 Senin, 05 Mei 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Maras Taun, tradisi asli masyarakat Belitung Doc: ANTARA/Apriliansyah
Ket. Suasana pelaksanaan tradisi Maras Taun di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Senin (5/5).

Tanjung Pandan -- Wakil Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsir mengajak masyarakat terus melestarikan tradisi Maras Taun sebagai warisan adat dan budaya di daerah itu.

"Maras Taun ini harus terus kita lestarikan sebagai keanekaragaman serta warisan budaya dan tradisi yang diturunkan secara turun temurun sejak dulu," katanya di Tanjungpandan, Senin.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Belitung Syamsir usai menghadiri kegiatan Maras Taun di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.

Ia mengatakan, Maras Taun merupakan tradisi yang diselenggarakan oleh masyarakat di Belitung usai menggelar panen raya padi di ladang sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

"Maras Taun ini adalah identitas lokal kearifan daerah," ujarnya.

Syamsir mengajak makna yang tersirat dalam pelaksanaan ritual Maras Taun harus terus dikobarkan dalam jiwa.

"Sekaligus sebagai rasa bangga dan kecintaan kita terhadap tradisi leluhur yang diwariskan sejak dahulu," katanya.

Dirinya mendorong agar perayaan tradisi Maras Taun dapat dikemas sebagai agenda pariwisata tidak sebagai agenda rutin saja.

"Maras Taun harus kita tampilkan dan suguhkan yang berbeda lebih meriah dan semarak bukan hanya sebatas acara seremonial semata," katanya.

Syamsir berkeyakinan, ritual Maras Taun menjadi daya jual untuk promosi pariwisata di daerah itu.

"Ini merupakan aset adat budaya daerah yang harus dijaga kelestarian sehingga dapat menjadi daya tarik pariwisata atau simbol budaya untuk menunjang s

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.