Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Pertanian Babulu Penajam Paser Utara Akan Disisir Mentan, Warga Diminta Bersiap!

📅 Senin, 05 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lahan Pertanian Babulu Penajam Paser Utara Akan Disisir Mentan, Warga Diminta Bersiap! Doc: Antara
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman

SAMARINDA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) segera memantau pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal itu disampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur dalam mendukung program swasembada pangan.

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Seno Aji menerangkan bahwa Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman segera melaksanakan pemantauan pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Kita siap menyambut kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Provinsi Kaltim yang dijadwalkan pada tanggal 8 Mei 2025,” kata Wagub Seno Aji saat menerima Tim Swasembada Pangan yang di pimpin langsung Staf Khusus Kasad/Pj Swasembada Pangan se-Kalimantan Brigjen TNI Putra Widiastawa di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (5/5).

Untuk lokasi pertanian yang akan ditinjau Mentan, lanjutnya, dipusatkan di Kecamatan Babulu Kabupaten PPU.

Wilayah tersebut, kata Seno merupakan salah satu daerah lumbung padi di Provinsi Kaltim, dengan luas lahan kurang lebih 4.800 hektare.

“Kecamatan Babulu Kabupaten PPU merupakan daerah yang sangat potensial untuk kita jadikan lumbung padi di Kaltim, dan ini tentunya juga untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” jelas Wagub.

Untuk kesiapan lahan yang akan ditinjau Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sambungnya,semuanya sudah dipersiapkan di Kecamatan Babulu PPU.

“Alhamdulillah, kurang lebih 4.800 hektare lahan pertanian di Kecamatan Babulu sudah kita persiapkan," kata Seno.

Wagub menambahkan bahwa lahan pertanian di Kecamatan Babulu tersebut akan dijadikan sebagai daerah lumbung padi untuk ketahanan dan kemandirian pangan di Kaltim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.