Fenomena Amosfir Akibatkan Labuan Bajo Diguyur Hujan dalam Dua Hari Terakhir

Senin, 05 Mei 2025, 14:36 WIB

LABUAN BAJO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hujan intensitas ringan hingga sedang dalam dua hari terakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada awal musim kemarau disebabkan fenomena tropis Kelvin dan Rossby di atmosfer.

"Fenomena atmosfer tersebut yang sedang melintasi di wilayah NTT termasuk di Manggarai Barat yaitu gelombang atmosfer tropis Kelvin dan Rossby," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran saat dihubungi di Labuan Bajo, Senin (5/5).

Ket. Foto: Ilustrasi hujan lebat. — Sumber: Istimewa

Ia menambahkan saat melintasi suatu wilayah, gelombang atmosfer tropis Kelvin dan Rossby ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, bahkan di tengah musim kemarau.

Gelombang Rossby masih aktif di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga tanggal 10 Mei 2025, dan untuk wilayah Manggarai Barat kondisi cuaca umumnya cerah berawan pada pagi hari dan mulai berawan pada siang hingga sore dan berpotensi hujan intensitas ringan hingga sedang di siang-malam hari.

"Hujan di musim kemarau adalah sesuatu yang lumrah, karena adanya gangguan atmosfer sementara yang memicu kondisi basah dan fenomena ini umumnya bersifat sementara hingga beberapa hari ke depan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau warga di Manggarai Barat agar tetap mewaspadai dampak hujan yang terjadi dengan menghindari beraktivitas di area yang terbuka seperti lapangan dan persawahan ketika melihat awan gelap sudah mulai terbentuk untuk menghindari sambaran petir.

"Jika hujan yang terjadi sudah cukup lama, hindari perbukitan dan lereng yang rawan longsor serta perhatikan saat sedang beraktivitas di sungai atau kali yang merupakan daerah hilir, karena ketika hujan terjadi di arah hulu bisa saja terjadi banjir di sungai yang berada lebih di bawah," katanya.

Sementara itu, Pantauan ANTARA pada Senin siang di Kota Labuan Bajo masih terjadi hujan dengan intensitas intensitas ringan hingga sedang seperti melanda kawasan Jalan Sorkarno-Hatta, Jalan Mgr Van Beckum, Jalan Gabriel Gampur dan Jalan Trans Flores. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.