Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sampah Dibuang Jadi Uang, Pelajar SMPN 294 Jakarta Sulap Limbah Plastik Jadi Cuan

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Sampah Dibuang Jadi Uang, Pelajar SMPN 294 Jakarta Sulap Limbah Plastik Jadi Cuan Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pelajar SMPN 294 Jakarta di Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai guna ekonomi, Selasa (20/10).

JAKARTA - Pelajar SMPN 294 Jakarta di Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mengolah sampah anorganik menjadi beragam kerajinan tangan bernilai guna ekonomi. 

"Upaya pengelolaan sampah dilakukan para peserta didik bersama guru, yang sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber," kata Lurah Karet Kuningan Leo Yudhantara di Jakarta, Selasa (20/10).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

Leo menjelaskan bahan baku kerajinan tangan tersebut berasal dari sampah di lingkungan sekolah. Sebelum dimanfaatkan, murid dan guru terlebih dahulu memilah sampah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.

Melalui kegiatan itu, dia berharap murid-murid semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Selain membangun kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengembangkan kreativitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik.

"Semoga penerapan konsep zero waste, dengan meminimalkan sampah yang dihasilkan melalui pengurangan, pemanfaatan kembali, dan pengolahan sampah secara berkelanjutan ini dapat diikuti sekolah lainnya," ucap Leo.

Sementara itu, Kepala SMPN 294 Jakarta Nina Lestari menyebutkan kegiatan itu merupakan salah satu upaya sekolah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

"Program ini sekaligus memberikan edukasi kepada murid tentang pemanfaatan sampah agar tidak langsung dibuang," tutur Nina.

Saat ini, kata dia, sampah anorganik yang dikumpulkan dan diolah oleh peserta didik dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan tangan, salah satunya gantungan kunci dengan beragam warna dan motif.

Selain mengolah sampah menjadi kerajinan, SMPN 294 Jakarta juga telah memiliki teba modern dan lubang biopori sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

"Di sekolah kami juga sudah ada teba modern dan lubang biopori. Insya Allah, pengelolaan sampah di sini sudah cukup baik. Semua kami manfaatkan dengan semaksimal mungkin," ungkap Nina. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Seluruh Penumpang KMP Batum...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.