Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR cari warga Gowa terseret arus Sungai Takapala

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 21:25 WIB | Oleh:
Tim SAR cari warga Gowa terseret arus Sungai Takapala Doc: ANTARA/HO-Basarnas Makassar
Ket. Suasana tim SAR gabungan mencari warga Gowa, Daeng Jumba (60), yang hilang terseret arus Sungai Takapala, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (4/5).

Makassar -- Tim SAR gabungan mencari warga Gowa, Daeng Jumba (60), yang hilang karena terseret arus Sungai Takapala, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Hingga saat ini BPBD Gowa masih melakukan upaya pencarian dibantu oleh potensi SAR dari berbagai organisasi dan instansi,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan di Makassar, Minggu.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, korban saat itu hendak memompa air dari sungai untuk mengairi kebunnya.

Lelaki berusia 60 tahun yang terseret arus itu, warga Pamolongan, Lingkungan Biroro, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, dilaporkan hilang terseret arus Sungai Takapala pada Sabtu (3/5).

Hingga saat ini, Daeng Jumba belum ditemukan meskipun pencarian sudah dilakukan sejak Sabtu (3/5) malam.

Dia menjelaskan dalam proses pencarian tim SAR gabungan membagi diri menjadi tiga tim atau search and rescue unit (SRU) untuk mengoptimalkan pencarian di medan yang cukup menantang dan berbahaya.

Tim pertama melakukan pemantauan menggunakan drone thermal, SRU kedua menyisir area sungai dengan perahu rafting serta penyelaman di sekitar air terjun Takapala, dan SRU ketiga melakukan penyisiran darat di sepanjang aliran sungai.

Kondisi arus sungai yang cukup deras serta medan berbatu di sekitar air terjun, katanya, menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian Daeng Jumba.

Meski demikian, tim SAR tetap bekerja secara optimal demi menemukan korban secepat mungkin.

Basarnas Makassar mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai atau lokasi-lokasi rawan arus deras, apalagi memasuki musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.