Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tayang 12 Juni, Film Komedi 'Keluarga Super Irit' Bakal Dibintangi Keluarga Aktor Dwi Sasono, Ini Reviewnya!

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tayang 12 Juni, Film Komedi 'Keluarga Super Irit' Bakal Dibintangi Keluarga Aktor Dwi Sasono, Ini Reviewnya! Doc: YouTube/Falcon
Ket. peluncuran poster dan trailer film "Keluarga Super Irit" di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (3/5/2025).

JAKARTA - Sebuah gaya hidup tak lazim terungkap dalam trailer film "Keluarga Super Irit" yang baru saja dirilis Falcon Pictures pada Sabtu (3/5).

Cuplikan tersebut memperlihatkan adegan percakapan antara karakter ibu dan ayah yang diperankan aktris Widi Mulia sebagai Linda dan aktor Dwi Sasono sebagai Toni Sukaharta menyingkap praktik pemangkasan pengeluaran bulanan keluarga tersebut yang sungguh mencengangkan: sebulan mereka hanya mengeluarkan uang Rp 5.000!

"Pengeluaran kita cuma 5.000 sebulan," ujar Linda dengan nada bangga. Sontak, karakter Toni merespons dengan keterkejutan, "Aku kaget, aku enggak siap."

Dalam dialog awal trailer itu pun terungkap sebuah ide hemat unik dari sang ibu yaitu "Botol Cawik", maksudnya botol air untuk membersihkan diri. Di sini Linda mengharuskan setiap orang di keluarga tersebut untuk dibatasi jatah penggunaan air satu liter setiap harinya untuk kegiatan MCK.

Kebutuhan membersihkan diri yang dibatasi penggunaan airnya itu dilakukan demi menghemat pengeluaran air dan memenuhi kebutuhan pokok lain dengan sisa uang bulanan yang ada.

Potongan dialog lain memberikan sedikit gambaran mengenai beragam cara hemat ekstrem yang "Keluarga Super Irit" lakukan. Praktik "jual-beli" di minimarket dengan sisa uang kembali Rp50 perak yang akan didonasikan, ditentang habis-habisan oleh putri Linda, Sally (diperankan oleh Widuri Putri Sasono).

Konsisten dengan perilaku sang anak, Linda pun bahkan perhitungan saat berbelanja kebutuhan dasar seperti daging di pasar. "Beli 1 kilo bersih, dagingnya doang. Pakai timbangan saya saja," kata Linda kepada pedagang daging yang dibuat heran.

Kesulitan ekonomi yang dihadapi keluarga itu juga tampak saat mereka terpaksa harus berpindah rumah. "Bapak sama ibu udah sepakat. Kita harus pindah rumah," ungkap Toni, yang kemudian disusul dengan adegan yang memperlihatkan kondisi rumah baru mereka yang jauh dari kata layak.

Tapi Toni menekankan bahwa nilai kebersamaan di rumah sendiri jauh lebih penting daripada kenyamanan materi.

"Walaupun atapnya jerami, lantainya tanah, tapi lebih baik di sini. Rumah kita sendiri," kata Toni.

Meski berusaha tegar, trailer film itu juga menyiratkan adanya tekanan dan rasa bersalah Toni melihat kondisi hidup keluarganya tersebut. "Aku gagal, sampai nyeret kalian tinggal di tempat kayak gini," ucap Toni dengan nada penyesalan.

Namun, di tengah keterbatasan, tampak pula adanya ikatan keluarga yang kuat untuk saling bantu-membantu di antara anggota keluarga. "Kita mau tinggal di mana pun, enggak akan merubah kita ini, sebagai keluarga," kata Toni.

Merespons ayahnya, Den Bagus Satrio Sasono berucap "Kata kuncinya adalah 'Kita'," ujar Den Bagus yang memerankan tokoh Kenny, karakter anak bungsu yang cerdas dan berusaha memahami pentingnya kebersamaan di atas materi.

Film yang trailernya baru saja dirilis saat acara peluncuran di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu itu merupakan adaptasi dari komik laris penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP) Gramedia karya Yim Chang Ho asal Korea Selatan, dan menyuguhkan kisah keluarga yang berusaha bertahan hidup dengan cara-cara unik dan menghibur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.