Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulut Mendorong Peningkatan Produksi Kelapa untuk Memenuhi Kebutuhan Lokal

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulut Mendorong Peningkatan Produksi Kelapa untuk Memenuhi Kebutuhan Lokal Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay.

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong peningkatan produksi kelapa, sehingga mampu memenuhi kebutuhan lokal yang belum tercukupi.

"Produksi kelapa saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan industri olahan, sehingga masih mendatangkan dari luar," kata Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay di Manado, Sabtu (03/5).

Saat ini, provinsi ujung utara Sulawesi tersebut memiliki areal tanaman kelapa seluas 264.677 hektare yang mampu produksi sebanyak 266.053 ton, sementara tingkat produktivitas 1.248 kilogram per hektare.

Jumlah petani pengolah kelapa diperkirakan sebanyak 198.434 orang, di mana areal yang mampu menghasilkan seluas 213.059 hektare.

Sementara, tanaman kelapa yang belum menghasilkan dan tanaman kelapa yang sudah tua atau rusak diperkirakan seluas 22.376 hektare.

Data Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, sejak tahun 2021 hingga 2024, peremajaan tanaman kelapa melalui dana APBN dan APBD seluas satu hektare dengan jumlah bibit kelapa 300.100 cikal. 

"Nilai ekspor produk turunan kelapa tahun 2024 sebanyak Rp2.554.955.777.882 atau 89,49 persen dari nilai ekspor Sulut,” kata Wagub.

Di sisi lainnya, jumlah ekspor produk turunan kelapa di tahun 2024 tersebut paling banyak yaitu minyak kelapa 67,36 persen, kelapa parut 12,54 persen, bungkil kelapa 12,54 persen. 

Selanjutnya, air kelapa 2,76 persen, minyak kelapa mentah 2,35 persen, santan kelapa 1,64 persen, tepung kelapa 0,81 persen dan kelapa tempurung 0,2 persen.

"Pemerintah provinsi bersama para pemangku kepentingan harus berkoordinasi terkait peningkatan produksi kelapa di Bumi Nyiur Melambai ini," ajak Wagub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.