Dampingi Presiden, Mendikdasmen Kenalkan Smart Classroom

Sabtu, 03 Mei 2025, 18:18 WIB

JAKARTA - Presiden RI, Prabiwo Subianto melakukan kunjungan ke SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 dan Peluncuran Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Mendampingi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengenalkan program Kelas Pintar atau Smart Classroom.

"Mudah-mudahan dengan terpenuhinya sarana dan prasarana serta dengan adanya smart classroom anak-anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan, belajar dengan lebih bersemangat sehingga mereka dapat menjadi generasi Indonesia yang hebat," ujar Mu'ti, Jumat (2/5).

Ket. Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti melakukan kunjungan ke SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. — Sumber: Istimewa

Dia menjelaskan, digitalisasi pembelajaran dilakukan dengan revitalisasi sekolah dan bantuan teknologi smart classroom. Dengan tersedianya ruang belajar yang memadai, Mendikdasmen berharap anak-anak dapat belajar dengan nyaman, semangat, dan penuh rasa ingin tahu.

"Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk memprioritaskan pendidikan, tidak hanya mencerdaskan bangsa, tetapi juga mengangkat bangsa dalam posisi dan harkat martabat yang tinggi, serta untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendidikan sebagai formulanya," jelasnya.

Mendikdasmen mengungkapkan, program digitalisasi pembelajaran ini didukung oleh platform pembelajaran digital “Ruang Murid”. Ruang Murid menjadi bagian dari pengembangan lanjutan Super Aplikasi Rumah Pendidikan.

Ruang Murid sebagai Platform Pendukung Digitalisasi Pembelajaran Program Digitalisasi Pembelajaran bukan hanya tentang penyediaan perangkat, namun juga pemberdayaan guru melalui alat bantu ajar digital. Guru akan didukung oleh platform pembelajaran digital “Ruang Murid”, bagian dari pengembangan lanjutan SuperAplikasi Rumah Pendidikan, yang menyediakan sumber belajar yang relevan dan menyenangkan.

"Teknologi pembelajaran ini melibatkan media interaktif yang menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk video maupun permainan yang memungkinkan anak-anak lebih interaktif dalam belajar," katanya.

Mu'ti menerangkan, saat ini, Ruang Murid dalam pengembangan tahap awal. Ruang Murid diharapkan dapat menjadi tambahan pilihan sumber belajar bagi murid dan membantu guru dalam mendapatkan pilihan materi ajar yang lebih variatif serta sesuai dengan konteks pembelajaran di kelas. 

"Kemendikdasmen sedang melaksanakan Uji Keterbacaan Ruang Murid—dalam SuperAplikasi Rumah Pendidikan untuk mendapatkan umpan balik dari guru dan murid di 100 lebih sekolah," ucapnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.