Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Ikut Panen Padi Bersama Masyarakat Buleleng

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PPPA Ikut Panen Padi Bersama Masyarakat Buleleng Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat melakukan penanaman padi bersama di Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (1/5).

Buleleng, Bali - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan panen padi bersama masyarakat di Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

"Ini bukan hanya masalah panen, tetapi juga masa depan anak-anak kita. Dengan pangan yang sehat dan baik, ke depan anak akan tumbuh hebat dan berprestasi," kata Veronica Tan pada kegiatan Panen Bersama Padi Sehat Pribumi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Persawahan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kamis (1/5).

Ia mengatakan ketahanan pangan sebagai kebijakan unggulan Presiden Prabowo Subianto saat ini merupakan gagasan yang progresif dan penuh harapan untuk masa depan bangsa.

Indonesia adalah negara yang subur dan potensial pada bidang pertanian karena selama 12 bulan selalu memiliki masa panen. Tidak ada satu hari pun di tanah air yang tidak subur bagi pertanian.

Veronika menjelaskan muara dari pertanian yang baik adalah pangan. Dengan pangan yang baik akan menghasilkan makanan bergizi yang selalu tersedia untuk keluarga.

Ketahanan pangan juga akan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata untuk seluruh anak-anak Indonesia.

"MBG tujuannya untuk menciptakan anak sehat, berkualitas, berprestasi. Saya yakin kalau berkomitmen sebagai orang tua, apapun yang terbaik akan diberikan untuk anak-anak. Sehingga (anak) jadi pintar, berkualitas dan berprestasi. Itu yang diinginkan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pembangunan di bidang pertanian, terutama pertanian padi, merupakan salah satu prioritas yang akan terus dikembangkan di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut.

Padi tidak hanya memberikan andil terhadap ketahanan pangan daerah, akan tetapi ikut berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian.

Menurutnya, tantangan menyediakan beras yang masih menjadi makanan pokok masyarakat saat ini, ialah masih terjadinya alih fungsi lahan, perubahan iklim, hama dan penyakit, penurunan kesuburan tanah akibat pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

"Demikian pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi padi melalui metode ekstensifikasi dan intensifikasi dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan dengan mengelola lingkungan alami dan berkelanjutan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.