Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Awasi Produk Mengandung Babi

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Awasi Produk Mengandung Babi Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto didampingi Kepala Disdagin Kabupaten Bogor Arif Rahman dalam sidak di Indo Grosir, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/4).

Kabupaten Bogor - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan terhadap produk-produk yang mengandung unsur babi di daerah tersebut.

Kepala Disdagin Kabupaten Bogor Arif Rahman saat mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah toko modern di Cibinong, Selasa (29/4), menjelaskan tim tersebut akan melakukan penindakan terhadap pelaku usaha yang menjual produk mengandung unsur babi.

"Sudah kita bentuk tim, semua bidang terlibat kita akan cek masing-masing. Kemarin sebetulnya kita mengecek beberapa toko modern sampai ke Indomaret dan Alfamart," kata Arif Rahman.

Pengawasan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat dari Badan Pengawas Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (PJPH) terkait sembilan produk yang terindikasi mengandung unsur babi.

"Kami telah melakukan imbauan kepada toko-toko modern dan distributor untuk tidak menjual produk tersebut," ujarnya.

Arif Rahman juga menegaskan bahwa Pemkab Bogor tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku usaha yang masih menjual produk mengandung unsur babi namun tidak dicantumkan dalam kemasan.

"Kami akan melakukan evaluasi dan memberikan sanksi kepada pelaku usaha yang melanggar," kata Arif Rahman.

Sidak dilakukan ke dua lokasi, yakni Lotte Grosir di Jalan Raya Jenderal Sudirman, Pakansari, dan Indo Grosir di Jalan Raya Bogor-Jakarta.

Hasil pengawasan menunjukkan bahwa produk yang mengandung unsur babi telah ditarik dari peredaran di Lotte Grosir, sedangkan di Indo Grosir produk tersebut masih dijual, namun telah ditarik setelah tim Disdagin melakukan pengawasan.

Sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan sebanyak sembilan produk pangan olahan yang mengandung unsur babi, tapi tidak dicantumkan dalam kemasan.

Sembilan produk pangan olahan tersebut yaitu tujuh produk bersertifikat halal seperti Corniche Fluffy Jelly Marshmallow (Marshmallow Aneka Rasa Leci, Jeruk, Stroberi, Anggur) yang diproduksi oleh Sucere Foods Corporation, Philippines dan diimpor oleh PT Dinamik Multi Sukses.

Kedua, Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy (Apple Teddy Marshmallow) yang juga diproduksi oleh Sucere Foods Corporation, Philippines dan diimpor PT Dinamik Multi Sukses.

Kemudian ketiga, ChompChomp Car Mallow (Marshmallow Bentuk Mobil) yang diproduksi Shandong Qingzhou Erko Foodstuffs Co., Ltd., China dan diimpor PT Catur Global Sukses, produk keempat adalah ChompChomp Flower Mallow (Marshmallow Bentuk Bunga) yang juga diproduksi Shandong Qingzhou Erko Foodstuffs Co., Ltd., China dan diimpor PT Catur Global Sukses.

Produk kelima dengan produsen dan pengimpor yang sama, yakni ChompChomp Marshmallow Bentuk Tabung (Mini Marshmallow).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Timnas Italia Bangkit, Takl...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.