Menari, Membangun Manusia Utuh Berjiwa Tangguh
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 17:59 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Sizuka
JAKARTA - Ketika kita menari, tidak sekadar menggerakkan tubuh tapi sedang membangun fondasi yang sangat mendalam yakni jiwa yang tangguh, empatik, dan juga siap bertumbuh menjadi manusia seutuhnya. Menari rupanya memiliki manfaat bagi kesehatan mental jauh lebih besar dari yang kita kira selama ini.
Kalau ada jenis seni yang komprehensif dengan manfaat yang kompleks, barangkali menari adalah salah satunya.
Dalam seni tari setidaknya terdapat empat unsur yakni wiraga, wirama, wirasa dan wirupa. Wiraga yang berarti gerakan tari yang didasarkan pada raga, wirama terkait dengan irama yang mengiringi gerakan tari sehingga menciptakan harmonisasi dan keindahan. Sedangkan wirasa sebagai ungkapan perasaan yang disampaikan melalui tari, serta wirupa merupakan pesan yang disampaikan melalui ekspresi.
Dengan unsur-unsur yang ada di dalamnya, tak heran bila menari memberi manfaat tak hanya bagi kesehatan fisik tapi juga sekaligus mental.
Menari sebagai aktivitas fisik, baik untuk meningkatkan kesehatan jantung juga paru-paru, serta menjadi cara yang menyenangkan untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan. Gerakan tari yang bervariasi melatih kelenturan dan keseimbangan tubuh. Jika dilakukan secara teratur membantu memperkuat otot-otot tubuh, terutama kaki, perut, dan punggung.
Menari adalah sarana yang baik untuk mengekspresikan emosi dan perasaan melalui gerakan tubuh. Bila tak mampu mengungkapkan perasaan dengan kata-kata maka gerakan tari bisa mewakilinya.
Bukan sekadar ekspresi diri, menari memainkan peran penting dalam mekanisme kimia otak yang berkaitan dengan suasana hati dan keseimbangan emosional.
Saat tubuh bergerak mengikuti irama, serangkaian proses biologis terjadi di dalam otak yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mental.
Pegiat kesehatan mental berbasis budaya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Dyah Pitaloka Putri Sutanto berpandangan bahwa menari adalah bahasa universal tubuh yang membawa manfaat luar biasa dalam meningkatkan kebahagiaan, produktivitas, ketahanan mental, dan empati. Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh tekanan, membiasakan diri menari bisa menjadi kunci membangun pribadi yang tangguh, sehat, dan lebih adaptif.
“Jadi, saat kamu merasa stres atau kehilangan semangat, coba dengarkan lagu favoritmu, gerakkan tubuhmu, dan biarkan tarian sederhana itu menguatkan jiwa,” saran Dyah.
Dalam dunia psikologi, ada sebuah pendekatan yang disebut Dance Movement Therapy (DMT). Ini adalah metode terapi menggunakan gerakan tubuh dan ekspresi emosional untuk meningkatkan kesehatan mental. Menurut American Dance Therapy Association (ADTA), menari membantu menghubungkan tubuh dan pikiran, sehingga kita lebih sadar terhadap perasaan, pikiran, dan kebutuhan diri sendiri.
Diuraikannya, saat kita menari, otak mengaktifkan beberapa bagian penting, yakni korteks motorik yang mengatur gerakan, dan sistem limbik yang mengatur emosi, serta prefrontal cortex yang berhubungan dengan perencanaan dan pengendalian diri.
Artinya, saat menari, otak kita "berlatih" menjadi lebih terkoordinasi, lebih stabil emosinya, dan lebih kuat dalam mengambil keputusan — kualitas-kualitas penting dari pribadi yang tangguh.
Belum lagi beberapa hormon bahagia dan anti-stres yang dapat meningkat saat kita menari yakni endorfin, hormon yang menciptakan perasaan bahagia dan mengurangi rasa sakit. Selain itu, opamin yakni hormon motivasi dan rasa puas, serotonin yang menjaga suasana hati tetap stabil, serta oksitosin yaitu hormon yang meningkatkan rasa percaya dan koneksi sosial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!