Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fakultas Kedokteran Masih Jadi Primadona Peserta SNBT di ULM

📅 Senin, 28 Apr 2025, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fakultas Kedokteran Masih Jadi Primadona Peserta SNBT di ULM Doc: ANTARA
Ket. Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat memantau pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SNBT 2025 di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) masih menjadi primadona peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025 di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kalimantan Selatan.

"Seperti Program Studi Kedokteran dengan daya tampung 75 orang peminatnya mencapai 1.361 orang, artinya tingkat persaingannya 1 banding 18," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Senin (28/4).

Begitu juga Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan daya tampung 63 orang diperebutkan 726 orang, sedangkan Program Studi Keperawatan ada 581 orang peminat memperebutkan 60 kursi, sementara Program Studi Psikologi menyediakan 60 kursi diperebutkan 754 orang.

Alim menyampaikan FKIK mendominasi jumlah pendaftar, baik dalam kategori total peserta maupun berdasarkan pilihan pertama.

Rektor menjelaskan, tingginya minat ini menunjukkan profesi di bidang kesehatan masih menjadi primadona bagi calon mahasiswa baru di ULM.

"Tingginya animo ini sekaligus mempertegas posisi FKIK ULM sebagai salah satu fakultas terbaik dan unggul yang selalu menjadi pilihan utama dalam penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya," jelas rektor.

Tahun ini, peserta SNBT yang ditempuh melalui ujian tulis berbasis komputer (UTBK) mendapat keleluasaan lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, yakni bisa memilih hingga empat program studi lintas fakultas.

Pada tahun sebelumnya, peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi.

Dari total 10.129 peserta yang mendaftar melalui jalur SNBT 2025, ULM hanya menyediakan 3.550 kursi sesuai dengan daya tampung yang ditetapkan dalam SK Rektor ULM Nomor 054/UN8/PD/2025.Dengan demikian, hanya sekitar 35 persen peserta yang berpeluang lolos melalui jalur ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.