Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buaya Penerkam Anak di Sungai Sangatta Berhasil Ditangkap BPBD Kutai Timur

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Buaya Penerkam Anak di Sungai Sangatta Berhasil Ditangkap BPBD Kutai Timur  Doc: ANTARA/HO-BPBD Kutim
Ket. Tampak buaya dari Sungai Sangatta yang diduga kuat menelan anak berusia 10 tahun ditarik ke daratan pada Minggu (27/4/2025) dinihari.

SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Kalimantan Timur bersama tim gabungan berhasil menangkap seekor buaya diduga pemangsa seorang anak di Sungai Sangatta, Minggu dinihari (27/4), sekitar pukul 00.00 WITA.

"Buaya ini diduga kuat sebagai penerkam Fiki (10), bocah yang dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Sangatta pada Sabtu (26/4) sore," kata Kepala BPBD Kutai Timur M Idris Syam di Kutai Timur, Minggu (27/4).

Penangkapan buaya tersebut selain dilakukan oleh tim gabungan dari personel Basarnas, BPBD Kutim, RAPI, ORARI, juga melibatkan pawang buaya dari Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) dan relawan lainnya.

Pihaknya melaporkan bahwa penangkapan buaya dilakukan tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di RT 34, Kampung Kajang, Kelurahan Singa Geweh, Kutai Timur.

Para warga sekitar bersorak kecil melihat tim gabungan dan relawan LKK membawa buaya yang diapit dua perahu mesin ke daratan untuk proses evakuasi lebih lanjut.

Sebelumnya, tim menyisir Sungai Sangatta di sekitar lokasi kejadian berdasarkan laporan saksi mata, Samariah (22) dan Tika (14). Kedua warga setempat itu melihat korban sedang berenang bersama enam temannya sejak pukul 15.00 WITA.

Sekitar pukul 16.20 WITA, Fiki tiba-tiba ditarik ke dalam air oleh seekor buaya saat berupaya meraih bambu di tepi sungai.

Enam teman korban, yakni Iki (15), Atung (15), Niki (11), Fuji (12), Opal, dan Mamat, selamat dan menjadi saksi kejadian tragis tersebut.

Upaya pencarian Fiki langsung dilakukan oleh tim gabungan. Sementara itu, BPBD Kutai Timur mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar sungai demi keselamatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.