Barcelona Tumbangkan Real Madrid Lewat Perpanjangan Waktu untuk Raih Gelar Copa del Rey

Minggu, 27 Apr 2025, 09:10 WIB

SEVILLA - Barcelona sukses menaklukkan Real Madrid 3-2 lewat perpanjangan waktu dalam final Copa del Rey yang penuh drama di Stadion La Cartuja, Sevilla, Minggu (27/4) dini hari WIB.

Gol penentu dari Jules Kounde di babak tambahan memastikan Blaugrana meraih trofi pertama di era Hansi Flick, sekaligus memperpanjang rekor menjadi 32 kali juara Copa del Rey.

Ket. Foto: Barcelona merebut trofi Copa del Rey usai menaklukkan Real Madrid 3-2 lewat perpanjangan waktu dalam final Copa del Rey di Stadion La Cartuja, Sevilla, Minggu (27/4) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Dalam laga panas bertajuk El Clasico ini, Real Madrid harus bermain dengan delapan pemain setelah tiga di antaranya, termasuk Jude Bellingham, diusir keluar lapangan dalam insiden-insiden kontroversial yang melibatkan wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.

Barcelona unggul lebih dulu lewat tendangan spektakuler Pedri di menit ke-28, hasil umpan cemerlang dari Lamine Yamal yang tampil memukau di sayap kanan.

Namun Real Madrid, yang awalnya menyimpan Kylian Mbappe di bangku cadangan akibat cedera ringan, bangkit di babak kedua. Mbappe menyamakan skor pada menit ke-70 melalui tendangan bebas yang membentur tiang sebelum masuk.

Tujuh menit berselang, Aurelien Tchouameni membawa Madrid berbalik unggul 2-1 lewat sundulan menyambut sepak pojok Arda Guler.

Barcelona tak menyerah. Ferran Torres menyamakan kedudukan di menit ke-84 setelah menerima umpan lambung indah dari Yamal, mengecoh Antonio Rudiger dan kiper Thibaut Courtois.

Drama memuncak di masa injury time. Barcelona sempat mendapat hadiah penalti setelah Raphinha dijatuhkan, tetapi keputusan itu dibatalkan setelah tinjauan VAR.

Di babak perpanjangan waktu, Barcelona tampil lebih dominan. Jules Kounde menjadi pahlawan dengan merebut bola dari kesalahan umpan Luka Modric, lalu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Courtois.

“Real Madrid memaksa kami bermain hingga batas kemampuan, tapi kami menunjukkan karakter dan kebanggaan,” ujar Kounde usai pertandingan.

Pelatih Hansi Flick, yang kini mencatat rekor sempurna dengan memenangkan tujuh final yang pernah ia jalani, mengungkapkan kegembiraannya. "Hari ini mereka boleh berpesta, dan itu pantas dirayakan," katanya kepada Movistar.

Barcelona kini bersiap menghadapi Inter Milan di semifinal Liga Champions pada Rabu mendatang.

Ketegangan tak berhenti di lapangan. Madrid kehilangan Rudiger yang diusir wasit setelah melemparkan benda ke arah De Burgos. Lucas Vazquez juga mendapat kartu merah akibat protes berlebihan dari bangku cadangan.

Setelah pertandingan berakhir, Jude Bellingham menerima kartu merah karena menunjukkan "sikap agresif" terhadap wasit. Menurut laporan resmi, Bellingham bahkan harus ditahan oleh rekan-rekannya agar tidak lebih jauh menyerang perangkat pertandingan.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, enggan mengomentari kinerja wasit. "Saya tidak tahu apa yang terjadi di akhir pertandingan," ujarnya singkat.

Sebelumnya, Madrid sempat mengkritik wasit dalam pernyataan resmi klub, menambah panas atmosfer sebelum laga dimulai.

Pertemuan seru ini dipastikan belum berakhir. Barcelona dan Real Madrid akan kembali berhadapan di La Liga pada Mei mendatang dalam duel yang bisa menentukan gelar juara liga.

Sementara itu, kemenangan di Copa del Rey ini menegaskan ambisi Barcelona untuk memburu quadruple musim ini, setelah sebelumnya menjuarai Piala Super Spanyol dan memimpin klasemen La Liga.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.