Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri P2MI: Batam Center Jadi Jalur Favorit Pekerja Migran Ilegal

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Menteri P2MI: Batam Center Jadi Jalur Favorit Pekerja Migran Ilegal Doc: ANTARA/HO-KP2MI
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding (tengah) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Internasional Batam Center, Kamis (24/4/2025).

Jakarta - Pelabuhan Internasional Batam Center menjadi jalur favorit keberangkatan pekerja migran ilegal, kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.

Dia mengungkapkan hal itu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pelabuhan penumpang tersebut pada Kamis (24/4), seperti dikutip dalam keterangan pers dari Kementerian P2MI.

Menurut Karding, Batam Center telah lama menjadi titik transit berbagai calon pekerja migran ilegal dari berbagai penjuru tanah air.

"Ada dari Aceh, NTB, Lampung, dan daerah lainnya. Artinya, Batam ini jadi jalur yang sangat strategis untuk pengiriman (pekerja migran) ilegal," kata dia.

Dia menekankan perlunya upaya mendesak untuk mengantisipasi keberangkatan pekerja migran ilegal dengan sistem deteksi dini yang lebih kuat di pelabuhan-pelabuhan.

Meski sistem saat ini sudah berjalan dengan cukup baik, tetapi belum mampu menekan angka keberangkatan pekerja migran ilegal secara signifikan, kata Karding.

"Sistem yang ada sudah cukup oke, tapi kita perlu cari pola baru. Kita harus bisa mendeteksi lebih awal, jangan sampai mereka lolos," katanya, menegaskan.

Dia berharap seluruh petugas pelabuhan bisa meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan dalam mengenali calon pekerja migran ilegal.

"Jumlah yang lolos mungkin bisa jauh lebih banyak dari yang kita duga. Maka, petugas harus tahu pola-pola baru dan lebih responsif terhadap situasi," kata dia.

Menurut Karding, sidak yang dilakukannya itu merupakan bagian dari komitmen Kementerian P2MI untuk memberantas praktik-praktik perdagangan orang dan melindungi pekerja migran Indonesia sejak dari hulu, sebelum mereka meninggalkan tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.