Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Pamekasan Temukan 82 Orang Terserang Hepatitis

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 23:32 WIB | Oleh:
Dinkes Pamekasan Temukan 82 Orang Terserang Hepatitis Doc: ANTARA/ HO-Dinkes Pamekasan
Ket. Ikustrasi Petugas Dinkes Pamekasan, Jawa Timur saat memberikan pengarahan kepada siswa magang tentang teknik penanganan penyakit di kantor dinkes setempat.

Pamekasan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menemukan sebanyak 82 orang terserang penyakit hepatitis.

"Jumlah warga yang terserang hepatitis ini, sesuai hasil rapat koordinasi para kepala puskesmas se-Kabupaten Pamekasan, kemarin," kata Plt Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan Avira Sulistyowati di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (24/4).

Penyakit hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis.

Jenis penyakit ini, sambung Avira, bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati.

"Dan jika disebabkan oleh infeksi virus, hepatitis bisa menular ke orang lain," katanya.

Menurut Avira, ada berbagai jenis penyakit hepatitis yang selama ini terjadi, yakni hepatitis A, B, C, D dan E.

Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A (HAV). Penularan jenis hepatitis ini dapat terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus hepatitis A.

Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV) dan jenis penyakit ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual tanpa alat pengaman dan transfusi darah. Pada kasus yang jarang terjadi, ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B bisa menularkan virus ini ke janin.

"Kalau hepatitis C disebabkan oleh infeksi virus hepatitis C (HCV). Penularan dapat melalui hubungan seksual tanpa kondom atau penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Sama seperti hepatitis B, virus ini bisa menular dari ibu yang terinfeksi hepatitis C ke janinnya," kata Aviro.

Untuk hepatitis D adalah peradangan hati akibat infeksi virus hepatitis D (HDV). Jenis penyakit ini jarang terjadi, akan tetapi bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Seseorang bisa tertular hepatitis D bila memiliki riwayat penyakit hepatitis B. Penularan virus ini bisa melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril atau transfusi darah.

"Sedangkan untuk hepatitis E disebabkan oleh infeksi virus hepatitis E (HEV), dan jenis penyakit ini bisa menular melalui air atau makanan yang terkontaminasi virus. Hepatitis E mudah menular di lingkungan dengan sanitasi yang buruk," katanya.

Aviro lebih lanjut menjelaskan, bahwa penyakit hepatitis ditandai dengan gejala berupa demam, nyeri sendi, sakit perut, dan penyakit kuning. Kondisi ini bisa berlangsung selama 6 bulan atau lebih.

Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, Dinkes Pamekasan telah melakukan deteksi dini pada ibu hamil dan calon pengantin, pemberian vaksin kepada bayi yang baru lahir, memberikan anjuran untuk menggunakan alat pengaman saat berhubungan suami istri bagi penderita, serta menjaga perilaku pola hidup sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.