Real Madrid Bidik Gelar Copa del Rey Meski Status Underdog

Rabu, 23 Apr 2025, 13:35 WIB

Real Madrid akan menghadapi Barcelona di final Copa del Rey dengan status yang jarang mereka emban: sebagai tim yang tidak diunggulkan. Dua kekalahan telak di tangan Blaugrana sepanjang musim 2024–25, yakni 4-0 di La Liga dan 5-2 di final Piala Super Spanyol. Membayangi kiprah mereka menuju final di Estadio La Cartuja. Namun, Madrid berharap "kali ketiga adalah keberuntungan", dan Carlo Ancelotti disebut tengah merancang beberapa perubahan demi menebus hasil-hasil mengecewakan sebelumnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, performa Los Blancos memang mengecewakan. Mereka tersingkir dari Liga Champions oleh Arsenal dengan hasil yang meyakinkan dan kehilangan peluang dalam perebutan gelar La Liga. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa musim ini bisa berakhir tanpa trofi sebuah skenario yang bisa mengakhiri masa jabatan Ancelotti di Santiago Bernabéu.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Namun untuk saat ini, fokus utama Real Madrid hanya tertuju pada final Copa del Rey. Menurut laporan dari Diario AS, Ancelotti tengah mempertimbangkan kembali formasi 4-4-2 yang terbukti sukses musim lalu. Jika formasi ini digunakan, maka Rodrygo Goes kemungkinan besar akan dicadangkan. Posisinya di sayap kanan bisa diisi oleh Federico Valverde yang lebih defensif atau Dani Ceballos yang memiliki visi permainan kuat.

Di sektor lain, Ancelotti juga dihadapkan pada dilema di posisi bek kiri dan gelandang tengah. Fran Garcia tampaknya tak masuk dalam rencana untuk laga besar ini, sehingga Eduardo Camavinga atau David Alaba menjadi opsi utama. Jika salah satu dari mereka dipasang sebagai bek kiri, maka Luka Modric berpeluang tampil sebagai starter di lini tengah — pengalaman dan kepemimpinannya dinilai krusial untuk laga sebesar ini.

Sementara itu, Marca mengonfirmasi bahwa Thibaut Courtois akan kembali menjadi starter di bawah mistar. Meskipun Andriy Lunin menjadi kiper utama Real Madrid selama perjalanan mereka di Copa del Rey, cedera membuat keikutsertaannya dalam final ini diragukan. Dengan begitu, Courtois yang baru pulih akan langsung diandalkan untuk menjaga gawang Madrid dalam laga hidup-mati tersebut.

Final Copa del Rey ini akan menjadi momen penentuan bagi Real Madrid: antara menyelamatkan musim dengan satu trofi prestisius atau harus menelan pil pahit dengan musim tanpa gelar. Barcelona datang sebagai lawan tangguh dengan kepercayaan diri tinggi, namun jika ada satu tim yang bisa membalikkan keadaan dalam situasi seperti ini, maka itu adalah Real Madrid.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.