Serangan Ukraina ke Pangkalan Drone Russia Tewaskan 20 Operator

Selasa, 22 Apr 2025, 11:05 WIB

KYIV - Staf Umum Ukraina pada tanggal Senin (21/4) melaporkan, Angkatan Udara Ukraina akhir pekan lalu, menyerang lokasi peluncuran pesawat tak berawak Rusia di dekat desa Tetkino di Oblast Kursk Rusia.

"Serangan itu menewaskan hingga 20 operator pesawat nirawak," demikian bunyi pernyataan itu . 

Ket. Foto: Ledakan di lokasi peluncuran drone Rusia di desa Tetkino di Oblast Kursk Rusia pada tanggal 19 April 2025. — Sumber: Istimewa

Dari Kyiv Independent, pasukan Rusia dilaporkan menggunakan fasilitas itu untuk mempersiapkan, memperlengkapi, dan meluncurkan drone atau pesawat nirawak pengintai, penyerang, dan FPV (first-person-view).

Pasukan Rusia meluncurkan ratusan pesawat tak berawak ke Ukraina hampir setiap malam, menargetkan wilayah sipil dan infrastruktur penting.

"Serangan kami merupakan respons nyata terhadap tindakan (Rusia) terhadap tentara Ukraina," kata Staf Umum . "Tidak ada kejahatan perang yang akan luput dari hukuman."

Serangan pesawat tak berawak itu terjadi saat Moskow terus menolak proposal yang didukung AS untuk gencatan senjata 30 hari antara Rusia dan Ukraina .

Presiden Volodymyr Zelensky mengusulkan pada tanggal 20 April untuk menerapkan larangan 30 hari terhadap serangan pesawat nirawak dan rudal jarak jauh terhadap infrastruktur sipil. Kremlin tidak mendukung usulan Kyiv.

Pada tanggal 19 April, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata Paskah di garis depan, dengan mengklaim bahwa pasukan Rusia tidak akan terlibat dalam pertempuran selama akhir pekan. Menurut Zelensky, Rusia telah melanggar gencatan senjata sekitar 3.000 kali.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.