Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendidikan harus bekali anak dengan keterampilan hidup

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Pendidikan harus bekali anak dengan keterampilan hidup Doc: ANTARA/HO-Antarina S.F. Amir
Ket. Akademisi Antarina S.F. Amir.

Jakarta -- Akademisi Antarina S.F. Amir menilai bahwa pendidikan seharusnya dapat membekali anak dengan keterampilan hidup agar dapat belajar dengan cara yang relevan dan sesuai kebutuhan zaman.

"Saya percaya bahwa pendidikan seharusnya membekali anak dengan keterampilan hidup, bukan sekadar hafalan. Lewat kurikulum yang fleksibel dan kontekstual, memperkenalkan cara belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman.," kata Antarina dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Dengan kepercayaannya itu, ia berupaya meningkatkan pendidikan Indonesia jadi lebih berkualitas dengan menerapkan metode pembelajaran.

"Dalam rangka memperingati Hari Kartini mari kita menyoroti sosok perempuan inspiratif yang telah memberikan kontribusi luar biasa di bidang pendidikan active learning atau pembelajaran aktif di sekolah," katanya.

Metode pembelajaran itu menggunakan pendekatan yang menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran, mendorong partisipasi aktif, berpikir kritis, dan kolaboratif sejak usia dini. Ia mewujudkan keyakinannnya itu melalui didirikannya HighScope Indonesia pada tahun 1996.

Antarina mengatakan sebagai perempuan Indonesia ingin terus membawa hal-hal positif bagi generasi selanjutnya dan menjunjung nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini yang selalu memberdayakan generasi muda lewat pendidikan yang membebaskan cara berpikir.

"Saya tidak akan gentar menyuarakan perubahan dalam dunia pendidikan dengan tujuan menghasilkan manusia Indonesia berkualitas yang tak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ucap dia.

Sebagai penulis, Antarina S.F. Amir turut memperkaya wacana pendidikan melalui karya-karyanya. Salah satu bukunya yang berjudul Life Skills for All Learners: How to Teach, Assess, and Report Education's New Essentials, ditulis bersama Prof. Thomas R. Guskey dan diterbitkan oleh ASCD pada tahun 2024. Melalui karya ini, Antarina menegaskan pentingnya pendidikan yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global.

Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, Antarina turut mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.