Oscar Piastri Unggul, Verstappen Bungkam, Sainz Tampil Kompak – Sorotan GP Arab Saudi 2025
Selasa, 22 Apr 2025, 09:30 WIBJEDDAHâOscar Piastri keluar dari Sirkuit Jeddah sebagai pemimpin klasemen baru Formula 1 musim ini setelah kemenangan impresif di Grand Prix Arab Saudi. Pembalap muda asal Australia itu menunjukkan keteguhan mental saat menyalip Max Verstappen di tikungan pertama, sebuah manuver yang menjadi titik balik balapan.
Verstappen, yang start dari posisi pole, menerima penalti lima detik karena keluar lintasan dan mendapat keuntungan. Hukuman itu turut berperan dalam kemenangan ketiga Piastri dari lima balapan musim ini.
Namun Piastri tetap harus berjuang keras menahan tekanan dari bintang Red Bull hingga garis finis. Charles Leclerc mengamankan podium pertama Ferrari musim ini dengan finis ketiga.
Berikut tiga poin utama dari balapan kelima dalam kalender F1 2025:
1. Piastri dan âAussie Rulesâ
Oscar Piastri kini menjadi favorit utama para bandar taruhan untuk menggagalkan ambisi Verstappen meraih gelar juara dunia kelima secara beruntun. Sosok penting di balik perkembangan pesat Piastri adalah manajernya, Mark Webberâmantan pebalap F1 yang juga terakhir kali membawa bendera Australia ke puncak klasemen, tepat 15 tahun lalu.
Webber memuji peningkatan performa Piastri, khususnya dalam sesi kualifikasi, dengan dua pole position dan satu front row start sejauh musim ini.
Sebaliknya, rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, tampak mulai tertekan. Pebalap Inggris itu melakukan kesalahan fatal di kualifikasi dan harus start dari baris kelima.
Analis F1 sekaligus mantan pebalap, Martin Brundle, menilai kepercayaan diri Piastri adalah sinyal serius bagi Norris, mengingat keduanya diperkirakan akan bersaing memperebutkan gelar juara dunia dari dua sisi garasi McLaren.
2. Verstappen Pilih Diam
Meski Red Bull menunjukkan kecepatan yang mumpuni untuk menang, penalti lima detik kepada Max Verstappen membuat hasil akhir jadi mengecewakan.
âKami yakin Max sudah berada di depan pada lap pertama. Ini keputusan yang sangat keras,â kata bos tim Red Bull, Christian Horner. âTapi kami memutuskan untuk menerima penalti, fokus, dan terus menekan.â
Verstappen sendiri memilih bungkam soal insiden tersebut. âSaya tidak bisa mengutarakan pendapat karena bisa saja malah dihukum. Jadi lebih baik saya tidak bicara,â ujarnya.
Ia juga menyoroti iklim media sosial saat ini yang membuat segala ucapan bisa jadi bumerang. âJadi, makin sedikit bicara, makin baik,â imbuhnya.
3. Sainz Tunjukkan Jiwa Tim
Carlos Sainz tampil solid bersama Williams dan finis kedelapanâhasil terbaiknya musim ini. Namun bukan hanya finis yang jadi sorotan, melainkan aksi saling bantu antara dirinya dan Alex Albon di lap-lap akhir.
Sainz dengan sengaja memperlambat laju mobilnya untuk memberikan DRS (drag reduction system) kepada Albon, yang sedang diburu Isack Hadjar dari RB. Strategi tim ini sukses menjaga posisi Albon dan menghasilkan poin ganda untuk Williams.
âKami sudah merencanakan skenario ini sebelum balapan,â ujar Albon. Sainz mengakui, âBukan hal mudah. Sedikit saja salah bisa berakibat fatal. Tapi kami berhasil dan meraih poin penting.â
âIni akhir pekan yang sangat positif. Saya tak sabar menanti balapan di Miami!â tutupnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Alibaba.com Perkuat Ekspor UKM Lewat Agen AI dan Kompetisi Inovasi 2 Miliar Rupiah
-
Langkah Serena Williams Terhenti di Turnamen Queen’s, Mundur karena Cedera Pasangan Ganda
-
Bupati Magelang Resmikan Wayang Relief di Borobudur, Inovasi Budaya Angkat Warisan Candi Jadi Karya Modern
-
Russia Mungkin Akan Menyerang Negara-Negara NATO 'Dalam Waktu Relatif Singkat'
-
Bukan Cuma SATRIA-1, BAKTI Gencarkan Ribuan BTS 4G untuk Wilayah 3T
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
BPBD Temanggung Imbau Pendaki Tidak Membuat api Unggun saat Kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.