Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Menghadapi Bully di Kantor

📅 Senin, 21 Apr 2025, 06:12 WIB | Oleh:
Tips Menghadapi Bully di Kantor Doc: istimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya baru tiga bulan pindah ke kantor baru. Awalnya saya sangat bersemangat karena ini adalah kantor bergengsi yang sudah lama saya impikan. Namun kenyataan tidak seindah harapan. Disini saya menemui rekan kerja yang saling bersaing ketat dan berusaha menjatuhkan.

Pernah suatu kali laporan presentasi projek yang saya buat diambil rekan saya dan diakui menjadi hasil karyanya. Pernah juga saya diperlakukan kasar oleh tim leader. Saya merasa mendapat perlakuan bullying di kantor. Mohon advisnya Bu Rossa.

Jawaban:

Setiap orang pada umumnya punya kisah masing-masing tentang bullying. Kebanyakan kisah bullying ini terjadi saat masih di sekolah. Akan tetapi, tak jarang bullying juga terjadi di lingkungan kerja.

Menghadapi bully di kantor tentu memerlukan perlakuan berbeda dengan bully yang terjadi di dunia pendidikan. Bentuk bullying di kantor seringkali tidak mudah untuk dideteksi seperti bullying di masa sekolah.

Menghadapi bully di kantor akan menjadi hal yang tidak mudah ketika bullying sudah menjadi bagian dari budaya tempat kerja. Bahkan tak jarang juga bullying yang terjadi di kantor dianggap biasa dan diabaikan.

Bentuk-bentuk bullying di kantor bisa dimulai dari bagaimana rekan kerja yang kerap kali bersikap kasar, mengintimidasi dengan tujuan menjatuhkan, bahkan memanipulasi untuk mendapatkan pujian atas hasil kerja orang lain.

Kamu bisa menyadari bahwa kamu bekerja dengan pelaku bully ketika kamu menemukan rekan kerja yang sering mencari kesalahanmu dan kemudian membicarakannya ke rekan kerja lainnya.

Dilansir dari Glints, berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapi bully di kantor:

1. Deskripsikan bullying yang kamu rasakan

Hal pertama yang kamu lakukan adalah memberikan batasan untuk dirimu sendiri yang bisa kamu tolerir. Setelah dirasa kamu sudah tidak bisa lagi menganggap perlakuan dari rekan kerja sebagai sesuatu yang wajar, saatnya kamu betul-betul mendeskripsikan bullying yang kamu rasakan.

Jangan menganggap seseorang hanya bersikap iseng dan wajar ketika sesungguhnya kamu benar-benar merasa terganggu. Deskripsikan dengan detil perlakuan dari rekan kerja kamu yang sudah masuk ke kategori bullying.

2. Katakan kepada pelaku bullying dampak yang kamu rasakan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.