Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Dorong Sinergi antara Pemda dan Perguruan Tinggi

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Wamendiktisaintek Dorong Sinergi antara Pemda dan Perguruan Tinggi Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan.

Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan menegaskan pentingnya kolaborasi strategis perguruan tinggi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk mencari solusi nyata bagi permasalahan masyarakat.

Salah satunya, melalui Program Kampus Berdampak yang tengah digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yang merupakan salah satu implementasi dari gagasan kolaborasi tersebut.

"Jika di Universitas Mataram (Nusa Tenggara Barat/NTB) ada fakultas kedokteran, maka bisa membantu mengurangi stunting di lingkungannya. Kalau ada banyak kampus di Lombok, maka pengangguran harus bisa ditekan. Kampus harus hadir sebagai problem solver dan mendukung pembangunan daerah," kata Wamen Fauzan melalui keterangan di Jakarta, Minggu.

Wamendiktisaintek menekankan kampus tidak bersifat eksklusif, terutama dalam hal riset. Ia menilai aksesibilitas perguruan tinggi harus dibuka lebih lebar, karena kampus merupakan bagian dari entitas sosial yang tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat.

Jika kampus mendukung penyelesaian masalah warga, lanjut dia, maka akselerasi dan ketercapaian pembangunan nasional dapat direalisasikan.

"Era ini adalah era kolaborasi. Menurut saya, kampus harus berkontribusi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan daerah," katanya.

Wamen Fauzan memberi contoh bahwa kolaborasi antara kampus dengan pemerintah daerah telah mulai dijalankan dengan baik di NTB.

Oleh karena itu, dirinya mendorong pemanfaatan potensi kampus dalam riset dan pengidentifikasian masalah untuk membantu program-program pemda.

Fauzan menambahkan kampus dan pemda selama ini terkadang menjalankan fungsinya sebagai “penerjemah” regulasi. Dengan munculnya berbagai tantangan baru masa kini, diperlukan inovasi dari kedua pihak untuk menyelesaikan masalah yang ada dengan efektif dan efisien.

Ia berharap inovasi ini dapat berdampak baik, tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan di kampus.

"Kata kuncinya adalah kolaborasi. Dalam kampus pasti berkembang empati dan simpati sosial. Harapannya, dari situlah kampus bisa memiliki dampak," tutur Wamendiktisaintek Fauzan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.