Pembatasan Sampah ke TPA Penyebab Tumpukan Sampah di Mataram
Kamis, 17 Apr 2025, 14:49 WIBMataram - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebut pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok di Kabupaten Lombok Barat menjadi penyebab tumpukan sampah di sejumlah titik di kota itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Kamis, mengatakan, pembatasan pembuangan sampah ke TPA dimulai hari ini (17/4/2025)Â sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Pembatasan itu terjadi karena adanya kegiatan perbaikan di areal TPA Kebon Kongok. Kami belum tahu pembatasan ini akan berlaku sampai kapan," katanya.
Selama pembatasan pembuangan sampah ke TPA, katanya, Kota Mataram hanya boleh membuang sampah ke TPA satu ritase atau sekitar 50 ton dari biasanya tiga ritase atau sekitar 200-220 ton per hari.
"Jika satu ritase dibuang ke TPA, sisanya dua ritase sampah sebagian kami siasati ditampung sementara di Tempat Penampungan Sampah (TPS) Sandubaya," katanya.
Terkait hal tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk mencari solusi bersama terhadap kondisi pembatasan pembuangan sampah di TPA tersebut.
Menyinggung tentang mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modern Sandubaya, Denny begitu sapaan akrabnya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berspekulasi untuk mengoptimalkan mesin pilah sampah di TPSTÂ Modern Sandubaya selama 24 jam.
"Jika mesin dipaksa beroperasi 24 jam, kami khawatir mesin bisa rusak dan jebol sehingga butuh biaya lebih tinggi dan sampah yang biasa dibuang ke TPST akan dibawa ke mana lagi," katanya.
Terkait dengan itu, dalam kondisi ini pihaknya berharap partisipasi masyarakat agar melakukan pemilihan dan pengolahan sampah secara mandiri di rumah masing-masing, agar sampah yang dibuang hanya sampah sisa yang tidak bisa diolah.
"Jika masyarakat mau berpartisipasi, Insya Allah sampah bisa kami tangani," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Menuntaskan Revitalisasi 30 Unit Sekolah di Pidie Jaya
-
Inovasi Perajin Besek Bambu di Kabupaten Magetan Mengikuti Permintaan Pasar
-
Tragis! Suami Jerat Istri hingga Tewas di Kebon Jeruk, Polisi Segera Gelar Rekonstruksi
-
BKSDA Maluku Amankan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Banda
-
Raisa, Hindia Sampai "Jumbo" Masuk Nominasi AMI 2025
-
Kawendra Dorong Regulasi Tegas Terhadap Praktik Promosi Produk Berlebihan
-
Mayoritas Pemilik Mobil Listrik di Indonesia Kelompok Menengah Atas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.