Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara Anggota WHO Capai Kesepakatan Pandemi

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara Anggota WHO Capai Kesepakatan Pandemi Doc: AFP/World Health Organization/Christopher BLACK
Ket. Ketua perundingan sekaligus Dubes Prancis untuk Kesehatan Global, Anne-Claire Amprou (kiri) duduk di samping Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, saat konferensi pers tercapainya kesepakatan pandemi di kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss, Rabu (16/4).

JENEWA - Setelah lebih dari tiga tahun perundingan, para delegasi negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (16/4) dini hari akhirnya mencapai kesepakatan dengan menyetujui naskah perjanjian tentang cara mengatasi pandemi di masa mendatang, yang bertujuan untuk menghindari kesalahan yang dibuat selama krisis Covid-19.

"Malam ini menandai tonggak penting dalam perjalanan bersama kita menuju dunia yang lebih aman. Negara-negara di dunia membuat sejarah di Jenewa hari ini," kata Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“(Kesepakatan) telah diadopsi," ucap ketua negosiasi perjanjian, Anne-Claire Amprou.

Usai diadopsi, naskah kesepakatan yang telah difinalisasi nantinya akan dipresentasikan untuk ditandatangani pada sidang tahunan WHO bulan depan.

Lima tahun setelah munculnya Covid-19 yang telah menewaskan jutaan orang, menghancurkan perekonomian, dan mengacaukan sistem kesehatan, rasa urgensi menyelimuti pembicaraan tersebut, dengan ancaman-ancaman baru yang mengintai termasuk flu burung H5N1, campak, mpox, dan Ebola.

Tahap akhir perundingan juga terjadi di bawah bayang-bayang pemotongan pengeluaran bantuan luar negeri Amerika Serikat dan ancaman tarif pada produk farmasi.

Inti perjanjian tersebut adalah usulan Sistem Akses Patogen dan Pembagian Manfaat (PABS), yang ditujukan untuk memungkinkan pembagian data patogen secara cepat dengan perusahaan farmasi, sehingga mereka dapat segera mulai bekerja menciptakan produk pemberantasan pandemi.

"Dengan menyusun perjanjian bersejarah ini, negara-negara di dunia telah menunjukkan komitmen bersama mereka untuk mencegah dan melindungi semua orang, di mana pun, dari ancaman pandemi di masa mendatang," demikian kesimpulan dari kesepakatan setebal 32 halaman itu. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Lewat Metode Hunting, Kemen...

Berikut Harga BBM Per 5 Oktober 2026 yang Masih Stabil

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Berikut Harga BBM Per 5 Okt...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.