• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • OpenAI Siapkan Model AI �...

OpenAI Siapkan Model AI “Tingkat Doktoral” untuk Bantu Ciptakan Eksperimen Ilmiah

Rabu, 16 Apr 2025, 14:05 WIB

Setelah peluncuran GPT-4.1 dan variannya, laporan terbaru dari The Information mengungkap bahwa OpenAI akan segera merilis dua model AI baru yang dirancang khusus untuk tugas-tugas ilmiah kompleks — termasuk merancang eksperimen ilmiah. Kedua model tersebut dikenal dengan nama o3 dan o4-mini, dan menjadi bagian dari jajaran model penalaran (reasoning models) OpenAI.

Berbeda dengan model generatif biasa, model reasoning seperti o3 dan o4-mini dilatih untuk “berpikir sebelum berbicara”, artinya memproses lebih lama untuk menghasilkan jawaban yang lebih akurat dan berkualitas tinggi. Fokus utamanya adalah tugas STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) — seperti fisi nuklir, deteksi patogen, atau rancangan eksperimen multidisipliner.

Ket. Foto: — Sumber: ZDNET

Fitur Unggulan:

  • Kemampuan menggabungkan pengetahuan lintas bidang (mirip dengan pendekatan para penemu besar seperti Nikola Tesla).
  • Menyarankan eksperimen baru yang inovatif, bukan hanya menganalisis data yang sudah ada.
  • Cocok untuk penggunaan di lembaga riset, perusahaan teknologi, think tank, dan institusi pendidikan tinggi.

Namun, dengan kemampuan canggih ini, OpenAI juga menetapkan harga premium yakni $20.000 per bulan atau 100x lebih mahal dari langganan ChatGPT Pro ($200/bulan).

Status dan Jadwal:

  • Model o3-mini sudah sempat diuji terbatas lewat ChatGPT dan API sejak Januari 2025.
  • OpenAI belum menetapkan tanggal rilis resmi untuk o3 dan o4-mini, tapi laporan menyebut peluncuran bisa dilakukan dalam minggu ini.

OpenAI masih akan menghadapi tantangan klasik dalam pengembangan AI: akurasi, potensi halusinasi, dan validasi ilmiah dari hasil yang dihasilkan oleh model ini. Namun, jika berhasil, ini bisa menjadi lompatan besar dalam kolaborasi antara AI dan sains.

Kalau model ini benar-benar dirilis minggu ini, kita mungkin akan segera melihat AI tidak hanya menjawab soal matematika, tapi juga mendesain laboratorium eksperimen baru.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.