Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hyundai Motor Group Manfaatkan TPA Indonesia untuk Produksi Hidrogen Rendah Karbon

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 14:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hyundai Motor Group Manfaatkan TPA Indonesia untuk Produksi Hidrogen Rendah Karbon Doc: YONHAP News

SEOUL - Hyundai Motor Group mulai melaksanakan kerja sama multilateral untuk menciptakan ekosistem hidrogen di Indonesia.

Di dalam acara Global Hydrogen Ecosystem Summit 2025 yang digelar di Jakarta, Indonesia pada hari Selasa (15/4) waktu setempat, Hyundai mengumumkan rencana pelaksanaan Proyek Pembangunan Ekosistem Waste-to-Hydrogen (W2H) Indonesia, bekerja sama dengan perusahaan energi negara Indonesia Pertamina.

Global Hydrogen Ecosystem Summit diselenggarakan oleh perkumpulan Indonesia Fuel Cell and Hydrogen Energy (IFHE), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah Indonesia termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

“Dengan pengumuman rencana proyek kali ini, Hyundai akan membangun stasiun pengisian hidrogen dengan memanfaatkan biogas yang dihasilkan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, dekat Bandung, ibu kota Provinsi Jawa Barat,” lapor kantor berita KBS, Rabu (16/4).

TPA Sarimukti menangani sekitar 80% dari 1.500 ton sampah yang dihasilkan setiap hari di Bandung. Proyek tersebut merupakan proyek pertama dimana Hyundai memproduksi hidorgen memanfaatkan buangan sampah di luar negeri.

Bersama perusahaan pengembangan TPA, Sejin G&E, Hyundai juga akan mengamankan area TPA Sarimukti untuk mencegah bencana sekaligus mengekstrak biogas untuk produksi hidrogen rendah karbon melalui steam methane reformer milik Hyundai Rotem.

Untuk proyek tersebut, studi kelayakan telah diselesaikan, dan Hyundai tengah bernegosiasi dengan Provinsi Jawa Barat untuk memulai konstruksi stasiun pengisian hidrogen di tahun ini.

Hyundai akan menerapkan teknologi hidrogen Korea Selatan di Indonesia melalui konsorsium yang terdiri dari perusahaan dan organisasi terkemuka asal negara tersebut.

Pihaknya menjelaskan, selain menyediakan pangkalan produksi hidrogen setempat, proyek tersebut juga bermakna penting untuk memecahkan masalah sampah di Indonesia. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.