Presiden Prabowo Akui Bersahabat Sejak Muda dengan Raja Yordania
Selasa, 15 Apr 2025, 01:07 WIBJAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengakui dirinya bersahabat cukup lama dengan Raja Yordania Abdullah II sejak keduanya masih berusia muda. Persahabatan itu, Prabowo menyebut, masih terus terjalin saat dirinya saat ini berusia 73 tahun, dan Raja Abdullah II 63 tahun.
âMemang (kami) sahabat lama, waktu kami masih muda, sekarang masih berjiwa muda, tetapi kami bersahabat,â kata Presiden Prabowo saat ditemui sebelum kepulangannya ke Jakarta di Pangkalan Udara Marka, Amman, Yordania, Senin sore waktu setempat, menjawab pertanyaan ANTARA soal kedekatan Presiden RI dengan Raja Yordania. Raja Yordania dan Presiden Prabowo merupakan alumni sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning.
Keduanya bertemu untuk pertama kali pada 4 Desember 1995 saat acara pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Pertemuan itu, meskipun tak direncanakan, menjadi titik awal persahabatan antara Raja Abdullah II dan Presiden Prabowo. Persahabatan keduanya berlanjut saat Prabowo meninggalkan Indonesia pada 1998 saat dia memilih mengasingkan diri ke Yordania.
Di Yordania, kedatangan Prabowo saat itu disambut dengan terhormat. Bahkan, Yordania pernah menawarkan kewarganegaraan untuk Prabowo, tetapi Prabowo tetap memilih menjadi warga negara Indonesia.
 Hubungan baik antara dua pemimpin negara itu terus berlanjut hingga Prabowo terpilih sebagai Presiden Ke-8 RI pada 2024. Yordania menjadi salah satu negara yang dikunjungi Prabowo beberapa bulan sebelum dia dilantik dan resmi menjabat sebagai Presiden Ke-8 RI. Di Amman, Minggu (13/4), kedatangan Prabowo menjadi momen bertemunya dua sahabat lama.
 Raja Abdullah II menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo di apron Pangkalan Udara (Lanud) Marka. Keduanya langsung saling merangkul tangan masing- masing dan berbincang-bincang singkat. Raut sumringah terlihat dari wajah Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II. Di apron Lanud Marka, kedatangan Presiden Prabowo disambut upacara jajar pasukan. Keduanya kemudian memeriksa pasukan bersama-sama.
Selepas itu, Raja Yordania dan Presiden Prabowo masuk ke dalam kendaraan yang sama yang dikemudikan oleh Raja Abdullah II. Presiden Prabowo melawat ke Yordania untuk pertemuan bilateral dan pertemuan empat mata dengan Raja Abdullah II. Dalam rangkaian pertemuan bilateral di Istana Al Husseiniya, Amman, Senin siang, keduanya menyaksikan penandatanganan tiga MoU dan satu perjanjian kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania.
Presiden Prabowo, sebagaimana dikutip dari akun media sosial resminya, menjelaskan kerja sama itu menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania yang diperingati tahun ini. âKerja sama ini diharapkan semakin mempererat persahabatan kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun sekaligus mendorong kemajuan bersama di masa mendatang,â kata Presiden Prabowo.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kunjungan Mantan Gubernur Jenderal Australia
-
IHSG Hari Ini Melemah, Ketegangan AS dan Iran Jadi Biang Kerok
-
Kepastian Hukum Rendah, Presiden Perlu Bentuk Komisi Kepastian Hukum Demi Pulihkan Kepercayaan Investor
-
Trump Umumkan AS Akan Terima 30–50 Juta Barel Minyak Venezuela
-
Kunjungan Menteri Pertahanan Tailan
-
Cegah Narkoba, Pemprov Jawa Timur Deklarasikan Desa Bersinar
-
Isi Agenda Presiden Prabowo di Australia: Bahas Strategi Global, Tutup dengan Jamuan Kenegaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.