• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • OpenAI Luncurkan GPT-4.1: ...

OpenAI Luncurkan GPT-4.1: Lebih Canggih, Murah, dan Siap Produksi untuk Bisnis

Selasa, 15 Apr 2025, 15:30 WIB

OpenAI secara resmi meluncurkan jajaran model AI terbaru mereka yang diberi nama GPT-4.1, lengkap dengan dua varian pendamping: GPT-4.1 mini dan GPT-4.1 nano.

Tiga model ini diumumkan pada Senin pagi dan langsung tersedia melalui API OpenAI, menandai langkah penting perusahaan dalam memperkuat dominasi mereka di pasar AI korporat yang semakin kompetitif.

Ket. Foto: — Sumber: OpenAI

Menurut Kevin Weil, Kepala Produk di OpenAI, GPT-4.1 hadir sebagai lompatan besar dari pendahulunya, GPT-4o, dengan kinerja lebih tinggi dan harga yang jauh lebih murah. “GPT-4.1 menawarkan kinerja luar biasa dengan biaya lebih rendah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa model baru ini lebih baik daripada GPT-4o dalam hampir semua aspek — mulai dari pengkodean, pemahaman instruksi, hingga efisiensi dalam penggunaan konteks.

GPT-4.1 mampu menangani hingga satu juta token konteks — setara dengan sekitar 750.000 kata, menjadikannya ideal untuk aplikasi perusahaan skala besar seperti analisis dokumen, pengembangan perangkat lunak, dan pengelolaan data kompleks.

Yang paling menarik bagi kalangan bisnis adalah penurunan harga yang signifikan. GPT-4.1 dijual 26% lebih murah dari pendahulunya, sementara GPT-4.1 nano, versi paling ringan, hanya $0,12 per juta token, menjadikannya model paling terjangkau dari OpenAI.

Dalam wawancara eksklusif dengan VentureBeat, Michelle Pokrass selaku kepala penelitian pasca-pelatihan OpenAI mengungkap bahwa model ini dirancang khusus untuk kebutuhan dunia nyata.

“GPT-4.1 dilatih dengan satu tujuan: bermanfaat bagi para pengembang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa model ini jauh lebih akurat dalam memahami dan mengeksekusi instruksi bisnis, menjadikannya lebih siap untuk implementasi di lingkungan produksi.

Peningkatan tersebut terlihat nyata dalam berbagai benchmark. Pada SWE-bench Verified, tolok ukur rekayasa perangkat lunak, GPT-4.1 meraih skor 54,6%, naik drastis dari GPT-4o yang hanya mencetak 33,2%.

Sedangkan di MultiChallenge Scale, GPT-4.1 mencetak 38,3%, unggul 10,5 poin dari pendahulunya. Ini menandakan kemampuan model dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan lebih baik dan presisi tinggi.

Untuk mendukung berbagai kebutuhan, OpenAI menyediakan tiga varian dengan spesialisasi berbeda. GPT-4.1 ditujukan untuk aplikasi perusahaan besar, mini untuk keseimbangan performa dan efisiensi, serta nano untuk tugas ringan seperti pelengkapan teks otomatis, klasifikasi, dan ekstraksi data.

“Tidak semua tugas memerlukan kecerdasan maksimum,” kata Pokrass, menekankan pentingnya efisiensi dalam banyak skenario penggunaan.

Seiring peluncuran ini, OpenAI juga mengumumkan penghentian GPT-4.5 Preview pada 14 Juli 2025. Model ini sebelumnya merupakan produk unggulan dengan biaya tinggi ($75 per juta token masukan dan $150 per juta token keluaran). GPT-4.1 diposisikan sebagai pengganti yang lebih ekonomis dengan kinerja setara atau lebih baik di banyak bidang.

Dengan GPT-4.1, OpenAI tidak hanya menawarkan kecanggihan teknologi, tapi juga strategi harga yang kompetitif untuk mengakomodasi kebutuhan pengembang, startup, dan korporasi besar secara bersamaan. Ini menjadi sinyal bahwa masa depan AI akan semakin terintegrasi dalam solusi bisnis nyata, dengan efisiensi dan kemampuan yang semakin optimal.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.