• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Jumbo Jadi Film Animasi Te...

Jumbo Jadi Film Animasi Terlaris Sepanjang Masa di Asia Tenggara, Siap Tayang di AS dan Eropa

Selasa, 15 Apr 2025, 18:05 WIB

Dikutip dari Deadline, diproduksi oleh Visinema Studios, film ini telah meraup lebih dari 8 juta dolar AS di box office Indonesia sejak dirilis pada 31 Maret, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Mechamato Movie dari Malaysia , yang meraup sekitar 7,68 juta dolar AS pada tahun 2022.

Jumbo telah mengumpulkan lebih dari 3,2 juta tiket masuk sejak dirilis, dengan hampir 1 juta tiket masuk tercatat sepanjang akhir pekan 12 hingga 13 April.

Ket. Foto: Jumbo sedang mempersiapkan peluncuran globalnya, dengan hak distribusi untuk beberapa wilayah utama, termasuk Tiongkok Daratan, Amerika Utara, Eropa Barat, dan Australia. — Sumber: Istimewa

Ini berarti Jumbo telah menyalip animasi Hollywood, Moana 2 untuk menjadi judul animasi terlaris kedua di Indonesia di box office ( Frozen 2 masih tetap menjadi yang terdepan sepanjang masa). Moana 2 mencatat total 3,1 juta tiket masuk setelah dirilis pada November 2024. Jumbo telah melampaui tonggak sejarah itu dalam dua minggu.

Jumbo mengisahkan Don, seorang yatim piatu yang diganggu dengan sebutan "Jumbo" karena tubuhnya yang besar. Ia memiliki sebuah buku cerita, yang diwarisi dari orang tuanya, yang penuh dengan gambar dan cerita ajaib. Don kemudian bertemu Meri, seorang peri yang mencari bantuannya untuk menyatukan kembali Meri dengan keluarganya.

Jumbo sedang mempersiapkan peluncuran globalnya, dengan hak distribusi untuk beberapa wilayah utama, termasuk Tiongkok Daratan, Amerika Utara, Eropa Barat, dan Australia.

Film ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy yang menulis skenarionya bersama Widya Arifianti. Pengisi suara Jumbo meliputi penyanyi Indonesia Ariel, serta Prince Poetiray, Muhammad Adhiyat, Graciella Abigail, Yusuf Ozkan, dan Quinn Salman. Pengembangan film ini dimulai pada awal tahun 2020.

IKLAN

“ Jumbo adalah panggilan pribadi saya — sebuah karya cinta untuk anak saya, dan untuk semua anak Indonesia yang berhak memiliki pilihan mereka sendiri di loket tiket bioskop,” kata Angga Dwimas Sasongko, pendiri dan CEO grup Visinema. “Mereka berhak untuk melihat kisah mereka sendiri di layar, diceritakan dalam bahasa mereka sendiri, dan merasa bangga dengan siapa mereka, karena mereka adalah masa depan sinema yang kita semua hargai.

“Kami selalu percaya bahwa cerita yang berakar pada nilai-nilai lokal dapat menyentuh hati banyak orang, tetapi melihat lebih dari tiga juta orang menerima film ini sebagai milik mereka sendiri, dengan begitu cepat dan sepenuh hati, sungguh membuat kami rendah hati. Ini bukan lagi sekadar film kami, ini adalah pencapaian kolektif. Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa animasi Asia Tenggara memiliki kekuatan untuk tumbuh, berkembang, dan bersatu jika diberi ruang, keyakinan, dan cinta yang layak.”


Visinema Studios juga mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Dibuat selama kurun waktu lima tahun oleh tim yang berdedikasi lebih dari 420 seniman, animator, dan pendongeng Indonesia, Jumbo lebih dari sekadar film, film ini merupakan tonggak sejarah bagi industri kreatif, film, dan animasi Indonesia. Dari storyboard hingga frame akhir, setiap aspek produksi mencerminkan meningkatnya kepercayaan diri dan kemampuan dunia animasi lokal.

"Yang lebih luar biasa lagi adalah performa film ini di kancah perfilman Indonesia yang kompetitif, di mana judul-judul horor mendominasi lebih dari setengah rilis tahunan. Jumbo menawarkan sesuatu yang langka: kisah yang hangat, menyentuh hati, dan lintas generasi, dan penonton merespons dengan kekuatan penuh," imbuh studio tersebut.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.