Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Madiun Mengalokasikan Rp1,5 Miliar untuk Bantuan Pupuk Gratis

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 12:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Madiun Mengalokasikan Rp1,5 Miliar untuk Bantuan Pupuk Gratis Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Madiun Maidi mengikuti kegiatan Panen Raya Padi Serentak 14 provinsi yang digelar di lahan Kelompok Tani Sri Rejeki, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun, Jatim guna mendukung ketahanan pangan nasional.

MADIUN– Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 miliar dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk bantuan pupuk gratis kepada petani pada tahun 2025.

Analis Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Khoirul Irsyad Dawami di Madiun, Sabtu (12/4) mengatakan bantuan pupuk gratis itu diberikan untuk meringankan para petani di wilayah setempat agar lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan pupuk subsidi saat musim tanam yang mengalami penurunan hingga 50 persen.

"Dengan alokasi sebesar Rp1,5 miliar tersebut, bisa untuk subsidi 115 ton pupuk yang penyaluran dilakukan secara bertahap ke kelompok petani yang telah berbadan hukum sesuai masa tanam," ujar Khoirul Irsyad.

Ia menuturkan, anggaran bantuan pupuk tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Pada 2024, pemkot mengucurkan Rp2,5 miliar. Perinciannya, Rp1,5 miliar dari APBD 2024 dan Rp1 miliar dari DBHCHT.

"Tidak menutup kemungkinan nanti ketika PAK (perubahan anggaran keuangan) APBD 2025 ada peluang untuk bisa menambah bantuan pupuk," katanya.

Selain pupuk gratis dari Pemkot Madiun, lanjutnya, para kelompok petani di wilayah Kota Madiun juga mendapatkan jatah pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian. Adapun jatah pupuk subsidi di Kota Madiun tahun 2025 tercatat sebanyak 1.028 ton, terinci 631 ton pupuk urea dan 397 ton NPK yang akan digunakan oleh sebanyak 1.251 petani.

Dengan bantuan pupuk tersebut, para kelompok petani di Kota Madiun diharapkan dapat mengoptimalkan produksi padi di tengah keterbatasan lahan pertanian di Kota Madiun karena sebagian digunakan untuk alih fungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.