Paus Lakukan Kunjungan Kejutan ke Santo Petrus

Jumat, 11 Apr 2025, 00:58 WIB

KOTA VATIKAN -  Paus Fransiskus, yang sedang dalam pemulihan dari pneumonia yang mengancam jiwanya, melakukan kunjungan tak terjadwal ke Basilika Santo Petrus pada hari Kamis (10/4), kunjungan kejutan keduanya dalam dua hari setelah sebelumnya bertemu Raja Charles dan Ratu Camilla.

Penampilan publik dan pertemuan singkat dadakan dengan pasangan kerajaan itu terjadi saat Paus berusia 88 tahun itu memulihkan diri di Vatikan dari serangan pneumonia yang membuatnya dirawat di rumah sakit selama lebih dari lima pekan.

Ket. Foto: Paus Fransiskus — Sumber: AFP/Alberto PIZZOLI

“Pada Kamis sore, Paus memasuki basilika yang luas itu untuk mengagumi pekerjaan restorasi yang sedang selesai dan menyapa sejumlah pekerja,” kata kantor berita Italia ANSA.

Pada Selasa (8/4) sore, Paus bertemu secara pribadi dengan Raja Charles dan Ratu Camilla selama 20 menit, meskipun Istana Buckingham sebelumnya telah membatalkan audiensi resmi yang direncanakan karena kesehatan Paus yang lemah.

Itu adalah pertemuan pertama antara Charles, kepala Gereja Inggris, dan Paus, yang memimpin umat Katolik di dunia, sejak raja naik takhta pada tahun 2022.

Paus Fransiskus menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan kerajaan tersebut, yang merayakan ulang tahun pernikahan ke-20 mereka pada Rabu, kata istana dan Vatikan.

Selama pertemuan tersebut, raja, yang sedang menerima perawatan kanker, dan Paus juga saling mengucapkan harapan baik untuk kesehatan masing-masing, kata Vatikan.

"Yang Mulia sangat gembira karena Paus cukup sehat untuk menjamu mereka - dan berkesempatan untuk menyampaikan harapan terbaik mereka secara langsung," tambah pernyataan Istana Buckingham.

Charles, 76 tahun, telah menderita kanker yang tidak disebutkan namanya selama lebih dari setahun, dan kurang dari dua pekan yang lalu, ia dirawat sebentar di rumah sakit setelah mengalami efek samping dari pengobatannya. Dia tidak dapat beraktivitas selama beberapa hari sebelum melanjutkan tugas resminya pada tanggal 1 April.

Sementara Paus Fransiskus sebelumnya dalam perawatannya karena pneumonia ganda, telah dalam pemulihan sejak kembali ke Vatikan pada 23 Maret.

Meskipun diperintahkan beristirahat dan memulihkan diri selama dua bulan, Paus  muncul secara tak terduga di Lapangan Santo Petrus pada Minggu (6/4) lalu di akhir sebuah misa.

Pada hari Selasa, Vatikan mengatakan bahwa suara dan mobilitas Paus Fransiskus membaik, meningkatkan harapan bahwa ia dapat mengambil bagian dalam perayaan Paskah mendatang.

Ia telah menggunakan kanula - tabung plastik yang dimasukkan ke dalam lubang hidung - untuk membantunya bernapas, terutama pada malam hari, tetapi tidak mengenakannya dalam gambar yang dirilis pada Kamis. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.