Tiongkok Desak Warganya Hindari Zona Konflik

Kamis, 10 Apr 2025, 02:30 WIB

BEIJING - Tiongkok pada Rabu (9/4) mendesak warganya untuk menghindari zona konflik atau berpartisipasi dalam perang. Hal itu dilontarkan setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa pasukannya telah menangkap dua warga negara Tiongkok yang berperang dengan Russia .

“Pihak Tiongkok sedang memverifikasi informasi yang relevan dengan pihak Ukraina,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian. “Tiongkok selalu meminta warganya untuk menjauh dari wilayah konflik bersenjata (dan) menghindari keterlibatan dalam konflik bersenjata dalam bentuk apa pun,” imbuh dia.

Ket. Foto: Lin Jian — Sumber: Istimewa

Presiden Zelenskyy pada Selasa (8/4) mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah menangkap dua warga negara Tiongkok yang bertempur dengan pasukan Russia di wilayah Donetsk, Ukraina. Kyiv juga merilis sebuah unggahan yang menyertakan video para tahanan Tiongkok yang diduga merupakan seorang pria mengenakan seragam militer dengan tangan terikat.

Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada AFP bahwa mereka ditangkap beberapa hari lalu, dan menambahkan kemungkinan jumlah mereka masih lebih banyak. Mereka mengatakan para tahanan tersebut kemungkinan adalah warga negara Tiongkok yang dibujuk untuk meneken kontrak dengan tentara Russia, bukannya dikirim oleh Beijing.

Zelenskyy mengatakan ada bukti bahwa lebih banyak warga negara Tiongkok yang bertempur dengan pasukan Russia, sebuah klaim yang menurut Lin sama sekali tidak berdasar.

“Posisi pihak Tiongkok terhadap masalah krisis Ukraina jelas dan tegas, serta telah memperoleh persetujuan luas dari masyarakat internasional,” kata dia. “Pihak Ukraina seharusnya memandang dengan benar upaya dan peran konstruktif Tiongkok dalam mendorong penyelesaian politik terhadap krisis Ukraina,” imbuh dia. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.