Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Mulai Kembangkan Teknologi Inti untuk Kereta Hyperloop

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 05:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korsel Mulai Kembangkan Teknologi Inti untuk Kereta Hyperloop Doc: KBS News

SEOUL - Pemerintah Korea Selatan secara resmi memulai pengembangan teknologi inti kereta Hyperloop (Hyperloop Transportation Technology/HTT) yang dirancang untuk menempuh jarak dari Stasiun Seoul ke Stasiun Busan dalam waktu kurang dari 20 menit dengan kecepatan maksimal 1.200 km per jam.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan mengatakan pada Rabu (9/4) bahwa mulai tahun ini hingga 2027 mendatang, pemerintah akan menginvestasikan anggaran sebesar 12,7 miliar won untuk mengembangkan teknologi inti Hyperloop, yaitu teknologi levitasi magnetik dan propulsi.

Melalui proyek ini, Kementerian tersebut berencana untuk mengembangkan dan menguji empat teknologi inti dalam sistem levitasi dan propulsi kendaraan, termasuk jalur khusus untuk Hyperloop, sistem elektromagnet superkonduktor, teknologi kendali perjalanan, dan desain serta produksi bodi kendaraan.

Sistem transportasi Hyperloop atau HTT adalah sistem transportasi futuristik yang berkecepatan sangat tinggi dengan menggunakan teknologi yang memungkinkan kapsul Hyperloop bergerak di dalam tabung bertekanan rendah.

Hyperloop disebut sebagai moda transportasi yang lebih cepat daripada pesawat penumpang, karena mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 1.200 km per jam. Sistem ini juga lebih ramah lingkungan dan relatif tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca.

Saat ini, kereta cepat KTX biasanya beroperasi dengan kecepatan sekitar 300 km per jam dan membutuhkan waktu sekitar 1 jam 52 menit tanpa pemberhentian dari Stasiun Seoul ke Stasiun Busan. Namun, dengan Hyperloop, perjalanan tersebut diperkirakan dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 20 menit saja. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.