Komisi VII: Film 'Jumbo' Bukti Perfilman Nasional Makin Berkembang

Kamis, 10 Apr 2025, 21:08 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengatakan film animasi "Jumbo" menjadi bukti perfilman nasional semakin berkembang, mengingat film tersebut telah berhasil meraih 1 juta penonton hanya dalam tujuh hari penayangan.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan cerminan semangat dan potensi besar yang dimiliki industri perfilman nasional, khususnya dalam bidang animasi.

Ket. Foto: Film "Jumbo" menjadi film animasi Indonesia terlaris. — Sumber: (ANTARA/HO-Visinema Studios)

"Ini pencapaian yang luar biasa. Jumbobukan hanya berhasil secara komersial, melainkan juga menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dengan tontonan global. Kita harus bangga dan terus mendukung kreator-kreator lokal agar perfilman nasional terus maju," ujar Chusnunia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (10/4).

Ia juga menyampaikan kekagumannya pada kualitas animasi "Jumbo" yang dinilai sudah setara dengan karya-karya internasional.

"Kalau di Jepang ada film-film Ghibli, di Indonesia ada Jumbo. Sejak dulu saya tahu bahwa animator kita sudah malang-melintang di industri film dunia, sekarang saatnya mereka mendapat apresiasi dan ruang berkembang di Tanah Air sendiri,” katanya.

Ia juga menyoroti tren positif dalam industri perfilman Tanah Air secara keseluruhan. Selain "Jumbo", film seperti "Agak Laen" yang sukses meraih lebih dari 9 juta penonton, menjadi bukti bahwa masyarakat rindu akan konten lokal yang kuat, menghibur, dan relevan.

Chusnunia mengemukakan keberhasilan film-film tersebut tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga menjadi lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan identitas budaya bangsa.

"Saya mendukung penuh kemajuan industri kreatif, termasuk perfilman. Kami melihat ini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing," tuturnya.

Ia berharap keberhasilan "Jumbo" dan film-film nasional lainnya bisa menjadi pemicu bagi sineas muda untuk terus menciptakan karya yang membanggakan, dan menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam industri film global. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.