Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Diminta Siapkan Data Calon Jemaah Haji Cadangan

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Kemenag Diminta Siapkan Data Calon Jemaah Haji Cadangan Doc: antara foto
Ket. Calon jemaah haji

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra mengingatkan Kementerian Agama (Kemenag) melalui kantor-kantor wilayahnya di Tanah Air untuk segera menyiapkan data calon jemaah haji cadangan yang berpotensi berangkat pada tahun 2025.

Menurut Nanang, data calon jemaah haji cadangan itu dibutuhkan untuk mengantisipasi kekosongan kuota jamaah haji, menyusul masih terdapat sejumlah jemaah yang belum melakukan pelunasan biaya haji.

“Di Kanwil Jawa Barat, baru 30 ribu yang bayar. Masih 9 ribu lagi kira-kira yang belum bayar. Nah, 9 ribu itu bisa 20 kloter itu. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada Kemenag segera menyiapkan cadangan-cadangan," kata dia dalam tayangan TVR 120, sebagaimana dipantau di Jakarta, Rabu (9/4).

Dia pun menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, masih ditemukan kondisi jemaah haji yang diberangkatkan tidak sesuai kuota yang ditetapkan karena ada sebagian yang tidak melakukan pelunasan. Namun, tidak ada pula jamaah cadangan yang mengisi kuota itu.

“Jadi pengalaman-pengalaman terdahulu, sering kali ditemukan banyak sit (kursi) kosong di pesawat. Sit (kursi) kosong ini, kloter ini kurang 10, kalau dikumpul itu menjadi 10 kloter sendiri. Padahal kita untuk dapat jatah haji itu susahnya setengah mati. Antreannya bisa puluhan tahun, 30 tahun lebih,” ujar dia menjelaskan.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar telah menyebutkan bahwa terdapat dua gelombang pelunasan bagi jemaah haji. Yang pertama adalah pada 14 Februari hingga 14 Maret 2025 dan yang kedua adalah 24 Maret sampai 17 April 2025.

“Batas pelunasan jamaah haji, saya memprediksi pasti akan ada tersisa karena banyak faktor. Bagaimana cara untuk menggantikan yang tidak jadi itu tanpa menimbulkan crucial point baru, karena penggabungan mahram nanti juga seperti apa dan bagaimana supaya tidak terkesan nanti ada permainan, dan seterusnya,” kata dia.

Dia mengatakan pula, terkait bimbingan manasik dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hal tersebut sudah berjalan sepenuhnya, sementara pelunasan Bipih masih terus berjalan. “Insya Allah kami punya sistem,” ujar Nasaruddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.