- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur DKI Jakarta Sampa...
Gubernur DKI Jakarta Sampaikan LKPJ 2024, DPRD Janji Kawal Hasilnya untuk Kesejahteraan Warga
Rabu, 09 Apr 2025, 14:15 WIBGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/4). Kegiatan ini digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh seluruh anggota dewan.
Dalam pidatonya, Gubernur Pramono memaparkan berbagai capaian kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2024. Salah satu sorotan utama adalah penyaluran bantuan pendidikan kepada masyarakat tidak mampu melalui program KJP Plus dan KJMU.
KJP Plus telah diberikan kepada 533.649 peserta didik, sementara KJMU telah menjangkau 15.649 mahasiswa. Pemprov DKI juga menyalurkan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) sebesar Rp1,45 triliun dan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sebesar Rp1,99 triliun ke berbagai jenjang pendidikan, termasuk sekolah dasar hingga pendidikan khusus.
Gubernur Pramono menyebutkan bahwa capaian di bidang kesehatan juga menunjukkan hasil positif.
âKita juga mampu meningkatkan akses universal terhadap layanan kesehatan yang holistik, berkualitas, dan berkelanjutan, dengan nilai Universal Health Coverage Service Coverage Index (UHC SCI) sebesar 79,46% dan tercapainya Indeks Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (IP SPM) Kesehatan berkategori tuntas sebesar 100%.â
Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga terus meningkat, dengan tingkat kepesertaan mencapai 98,34%. Dari jumlah itu, sebanyak 4,55 juta orang merupakan peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.
Dalam aspek sosial, Pemprov DKI telah melaksanakan berbagai program yang menyasar kelompok rentan. Program Rehabilitasi Sosial memiliki indeks pencapaian sebesar 99,61%, sementara Program Penanganan Bencana mencatat angka 99,83%.
Pemprov DKI juga memberikan bantuan sosial melalui Kartu Anak Jakarta kepada 20.272 orang, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta kepada 16.884 orang, dan Kartu Lansia Jakarta kepada 135.140 orang. Di sektor infrastruktur, jalan dengan kondisi baik mencapai 97,30%, dan jalur pedestrian di lokasi transportasi massal dilengkapi fasilitas pendukung mencapai 6,64%.
Pemprov DKI turut mengedepankan pengelolaan air dan lingkungan. Normalisasi dan restorasi sungai telah dilakukan sepanjang 1.530 kilometer, kapasitas tampungan air ditingkatkan sebesar 416.238 meter kubik, dan 66,87% pantai di Kepulauan Seribu berhasil dibebaskan dari abrasi.
Penanganan genangan pun menjadi perhatian serius, dengan 85,77% genangan dapat diatasi dalam waktu kurang dari dua jam.
âDalam hal ini, kami juga meningkatkan akses layanan program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah menjadi 21,77%, dengan kapasitas debit air limbah yang terolah sebesar 1.666 meter kubik per hari,â tambah Gubernur Pramono.
Akses layanan air minum perpipaan juga meningkat menjadi 70,03%, dengan kapasitas pengolahan air sebesar 21.596,86 liter per detik. Pada bidang transportasi, penggunaan moda transportasi publik tercapai sebesar 20,97% dengan peningkatan titik integrasi antarmoda menjadi 26 titik.
Jumlah armada angkutan umum yang beroperasi mencapai 6.565 unit, yang melayani 3,9 juta penumpang per hari. Sementara itu, sektor pariwisata juga mengalami peningkatan dengan jumlah wisatawan mencapai 34,1 juta orang sepanjang 2024.
âKita bahkan memiliki program pengembangan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan dan perlindungan hak kekayaan intelektual, dengan peningkatan jumlah pelaku ekonomi kreatif yang didaftarkan kekayaan intelektualnya sebanyak 450 orang dalam 17 subsektor,â ujarnya.
Program pengembangan UMKM turut menunjukkan hasil menggembirakan, dengan 82,63% UMKM Jakarta Entrepreneur sudah terdigitalisasi. Pertumbuhan volume usaha koperasi tercatat sebesar 4,62%, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun 0,32% dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui berbagai job fair, sebanyak 1.669 pencari kerja telah berhasil mendapat pekerjaan. Di bidang ketahanan pangan, capaian indeks penyelesaian mencapai 91,91% melalui Program Penanganan Kerawanan Pangan.
Realisasi investasi di Jakarta sepanjang 2024 mencapai Rp241,9 triliun. Program Pelayanan Penanaman Modal melalui OSS juga telah memfasilitasi sebanyak 332.035 pelaku usaha.
Nilai Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencapai 4,46 dengan predikat âmemuaskan.â Program digitalisasi juga mencakup pengoperasian JakWifi di 2.000 titik, sebagai bagian dari layanan publik berbasis teknologi.
Penyelesaian pelanggaran Perda/Perkada dalam Program Peningkatan Ketenteraman dan Ketertiban Umum tercatat sebesar 95,19%. Di sisi legislatif, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyatakan bahwa LKPJ Gubernur akan dibahas secara mendalam oleh komisi-komisi DPRD.
âAlhamdulillah, Rapat Paripurna terkait LKPJ TA 2024 telah selesai. Sebenarnya, secara khusus, laporan ini telah diaudit oleh BPK. Jadi, kami sudah menerima hasil auditnya. Selanjutnya, kita akan melihat dampak langsung kepada masyarakat dari serapan anggaran dalam rapat-rapat komisi. Hasilnya juga akan dirangkum dalam laporan masing-masing fraksi dan disampaikan dalam Rapat Paripurna berikutnya,â pungkas Khoirudin.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.