Filipina Perkuat Angkatan Laut dengan Kapal Perang Cepat

Rabu, 09 Apr 2025, 02:45 WIB

MANILA - Filipina kian memperkuat angkatan lautnya setelah menerima satu dari dua pesanan kapal perang korvet yang dilengkapi persenjataan dan sistem radar canggih pada Selasa (8/4) ketika negara Asia tenggara itu terus menghadapi tekanan yang meningkat dari Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan.

Kedatangan BRP Miguel Malvar seberat 3.200 ton merupakan bagian dari kesepakatan pembelian dua kapal dengan Korea Selatan pada tahun 2021.

Ket. Foto: Foto yang dirilis kantor humas AL Filipina pada Selasa (8/4) memperlihatkan kapal korvet BRP Miguel Malvar yang baru dibeli Manila dari Korsel, telah merapat di pangkalan AL Teluk Subic. — Sumber: AFP/Philippine Navy

Kapal korvet lainnya, BRP Diego Silang, secara resmi telah diluncurkan di Ulsan, Korsel, bulan lalu, namun belum memulai perjalanan ke Filipina.

“Kedatangan kapal tersebut menandai langkah penting menuju pengembangan postur pertahanan yang mandiri dan kredibel," kata Kementerian Pertahanan Filipina dalam sebuah pernyataan.

Penguatan armada maritim itu terjadi setelah berbulan-bulan konfrontasi antara kapal-kapal Filipina dan Tiongkok di LTS, yang diklaim hampir seluruhnya oleh Beijing meskipun ada putusan internasional yang menyatakan klaim tersebut sama sekali tidak berdasar.

"(Kapal) Miguel Malvar ada di sini hari ini bukan hanya untuk bertugas sebagai pencegah dan pelindung perairan kita, tetapi juga sebagai komponen penting dalam operasi gabungan dengan sekutu,” ucap Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, pada upacara serah terima kapal di pangkalan AL Teluk Subic.

Militer Filipina bulan lalu mengatakan bahwa kedua kapal korvet itu secara signifikan akan meningkatkan kemampuan angkatan lautnya di tengah meningkatnya tantangan keamanan di Laut Filipina Barat.

Pada Selasa, Penjaga Pantai Filipina secara terpisah menyambut baik sumbangan 20 pesawat drone pengintai Australia yang menurut komandannya dapat memperluas area jangkauan kapalnya dengan jarak yang signifikan.

“Penggunaan pesawat tanpa awak akan menghemat bahan bakar dan akan mengurangi risiko bagi rakyat kami," kata Komandan Ronnie Gil Gavan dalam sebuah upacara di provinsi pesisir Bataan.

Sebelumnya pada Desember lalu, Manila mengatakan pihaknya berencana untuk mendapatkan sistem misil jarak menengah Typhon AS dalam upaya mengamankan kepentingan maritimnya.

Beijing serta merta mengecam rencana pembelian itu dengan alasan hal itu bisa memicu perlombaan senjata regional.

Reaksi NATO

Sementara itu Sekjen NATO dalam sebuah sesi wawancara dengan Japan Times di Tokyo menyatakan bahwa perluasan angkatan bersenjata Tiongkok amat "mengejutkan”.

"Janganlah kita terlalu naif terhadap Tiongkok," kata Mark Rutte saat kunjungan ke Jepang pada Selasa. "Peningkatan angkatan bersenjata dan investasi dalam industri pertahanan, serta kemampuan pertahanan mereka, sungguh mengejutkan," imbuh dia.

Sekjen Rutte menambahkan bahwa Tiongkok, Korea Utara, dan Russia, tengah meningkatkan latihan militer dan kerja sama mereka, yang merusak stabilitas global. “Artinya, apa yang terjadi di kawasan Euro-Atlantik akan memengaruhi Indo-Pasifik, begitu pula sebaliknya," ucap dia. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.